Mantan Kades Diusulkan Jadi Pj Kepala Desa, Ini Alasannya
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Petugas Polsek Gamping menunjukkan barang bukti pedang yang dipakai untuk membacok warga. (foto : istimewa)
Harianjogja.com, SLEMAN– Kasus pembacokan terjadi di Gamping, Sleman lantaran dipicu hal sepele.
Unit Reskrim Polsek Gamping Sleman, berhasil mengungkap kasus pembacokan yang menimpa Suroto (55) warga Dukuh Baturan Desa Trihanggo, Gamping, Sleman pada Minggu (19/7/2020) lalu. Pelaku MT (36) warga Sentolo, Kulonprogo diamankan warga ketika berusaha kabur.
Kapolsek Gamping Kompol Aan Andrianto mengatakan, aksi pembacokan ini dilakukan pelaku sekitar pukul 12.00 WIB siang. Saat itu korban tengah mengelas di depan rumahnya. Pelaku datang dengan pedang sepanjang 40 sentimeter (cm). Tanpa basa-basi, pelaku membacok korban dan mengenai tubuhnya hingga mengalami luka sepanjang 20 cm.
Mendapat serangan ini, korban berteriak meminta tolong kepada warga dan banyak warga berdatangan. Pelaku yang takut kemudian berusaha kabur dengan membuang pedang. Warga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan sempat main hakim sendiri. Sedangkan korban ditolong dan dilarikan ke rumah sakit.
“Pelaku sudah kami amankan setelah ada yang melaporkan kejadian itu,” kata kapolsek.
Motif pembacokan ini dilakukan pelaku lantaran emosi dan sakit hati. Pelaku kerap keluar masuk di wilayah Baturan. Warga beberapa kali mengingatkan pelaku agar tidak sering keluar masuk wilayahnya karena dalam masa pandemi Covid-19. Hal itu membuat pelaku emosi dan menaruh dendam.
“Pelaku itu emosi, dendam, karena sering diingatkan oleh warga,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Gamping, Iptu Tito Satria mengatakan, pelaku kerap lewat wilayah ini untuk mengunjungi ibunya. Kebetulan ibunya tinggal di wilayah Baturan. Hal ini menjadikan warga kurang berkenan dengan kerapnya pelaku yang keluar masuk kampung.
“Warga kurang berkenan karena dalam masa pandemi Covid-19, tetapi pelaku malah emosi,” kata Iptu Tito.
Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Sedangkan senjata tajam yang sempat dibuang pelaku berhasil ditemukan sebagai barang bukti.
Artikel ini telah tayang di iNewsi.id berjudul "Dendam Sering Ditegur Masuk Kampung, Pria di Sleman Bacok Warga dengan Pedang"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Asap kebakaran Gunung Bromo mulai terbatas dan api terkendali. Petugas gabungan tetap siaga karena masih ditemukan sisa bara.
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo mulai menyentuh Ring Road Utara. Separator 1,5 km dibongkar untuk struktur tol elevated.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.