Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Ratusan umat muslim mulai melaksanakan salat Iduladha, di Lapangan Triharjo, Wates, Kulonprogo, Selasa (21/8/2018). /Harian Jogja- Uli Febriarni
Harianjogja.com, SLEMAN--Protokol pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini tidak jauh berbeda dengan Salat Idulfitri. Pemkab Sleman masih melarang pelaksanaan Salat Id digelar di ruang terbuka atau di lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan Pemkab tetap tidak memberikan izin pelaksanaan Salat iduladha di lapangan. Salah satu alasannya karena sampai saat ini masih muncul kasus-kasus baru positif Covid-19 di wilayah Sleman.
"Jadi prinsipnya protokol pelaksanaan Salat iduladha sama saat diterapkan pada Salat Idulfitri. Sampai saat ini kami belum mengeluarkan rekomendasi untuk Salat Iduladha di lapangan," ujar Joko, Rabu (29/7/2020).
BACA JUGA : Masjid Pathok Negoro Tetap Gelar Salat Iduladha
Meskipun tidak merekomendasikan pelaksanaan Salat Iduladha di lapangan, Joko tidak mempersoalkan pelaksanaan Salat Iduladha di masjid-masjid yang sudah mengantongi rekomendasi. "Kalau masjid sudah mengantongi rekomendasi aman Covid-19, masih boleh melaksanakan Salat Iduladha secara berjamaah," katanya.
Hanya saja, ia tetap mengingatkan agar pelaksanaan Salat berjamaah di masjid tetap dilakukan sesuai prosedur dan protokol kesehatan. Pakai masker hingga pengukuran suhu tubuh jamaah. "Kalau Salat Iduladha dilaksanakan di lapangan jemaah bisa datang dari mana saja, tidak ada kontrol dan pengawasan. Ini berbeda dengan di masjid yang akses jemaah masuk hanya satu pintu," kata Joko.
Hingga kini, Satgas Covid-19 Sleman mencatat sebanyak 648 rumah ibadah (629 masjid dan 19 musola) di Sleman yang mengantongi surat rekomendasi aman Covid-19. Masjid-masjid tersebut dapat menyelenggarakan salat Iduladha yang tersebar di 17 kecamatan.
Berbeda dengan Pemkab, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sleman, Sa\'ban Nuroni mengatakan Salat iduladha di lapangan sudah diperbolehkan. Hanya saja, dia meminta agar takmir atau penyelenggara tetap berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di kecamatan.
BACA JUGA : Ini Fatwa Salat Iduladha dan Sembelih Kurban di Tengah
"Kalau Salat iduladha di lapangan kan cukup leluasa. Apalagi ada kelonggaran untuk melaksanakan ibadah di rumah ibadah," katanya.
Meskipun begitu, Sa\'ban mengaku sampai saat ini belum ada laporan takmir atau penyelenggara yang akan menggelar Salat iduladha di lapangan. Sa\'ban mengingatkan pelaksanaan Salat Iduladha baik di masjid maupun di lapangan tetap dilakukan sesuai protokol kesehatan.
"Misalnya pengecekan suhu tubuh, membawa alat ibadah sendiri, pemberian jarak antar jemaah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.