Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Memperingati hari Kemerdekaan RI ke 75 di masa pandemi covid-19, Pemerintah Pusat akan menggelar lomba virtual berskala nasional. Masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam lomba ini untuk menyemarakkan HUT RI ke 75 dengan sederhana namun tetap istimewa.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menjelaskan dalam lomba ini peserta membuat video dengan durasi 3-5 menit tentang kemeriahan dan kekhidmatan saat detik-detik proklamasi. “Video nanti dikirim ke panitia pusat,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pendaftaran lomba ini dimulai pada 1 Agustus hingga pengiriman video paling lambat 24 Agustus. Total hadiah yang disediakan senilai Rp1 miliar. Untuk sosialisasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan panitia di tingkat Kabupaten dan Kota.
Selain lomba ini, ia juga meminta masyarakat untuk tetap menyemarakkan peringatan HUT RI ke 75 dengan sederhana dengan mematuhi protokol Kesehatan. Ia berharap masyarakat juga tetap menghias kampung msing-masing seperti peringatan HUT RI pada mestinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.