Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Memperingati hari Kemerdekaan RI ke 75 di masa pandemi covid-19, Pemerintah Pusat akan menggelar lomba virtual berskala nasional. Masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam lomba ini untuk menyemarakkan HUT RI ke 75 dengan sederhana namun tetap istimewa.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menjelaskan dalam lomba ini peserta membuat video dengan durasi 3-5 menit tentang kemeriahan dan kekhidmatan saat detik-detik proklamasi. “Video nanti dikirim ke panitia pusat,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pendaftaran lomba ini dimulai pada 1 Agustus hingga pengiriman video paling lambat 24 Agustus. Total hadiah yang disediakan senilai Rp1 miliar. Untuk sosialisasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan panitia di tingkat Kabupaten dan Kota.
Selain lomba ini, ia juga meminta masyarakat untuk tetap menyemarakkan peringatan HUT RI ke 75 dengan sederhana dengan mematuhi protokol Kesehatan. Ia berharap masyarakat juga tetap menghias kampung msing-masing seperti peringatan HUT RI pada mestinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Istana menegaskan Presiden Prabowo rutin mengevaluasi seluruh program kementerian dan lembaga sebagai bagian dari penguatan pengawasan serta pemberantasan korup
Noel minta maaf kepada Prabowo setelah divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi sertifikasi K3 dan gratifikasi Rp3,43 miliar.
KPK menduga perusahaan towing dipakai sebagai kedok menyamarkan dana hasil pemerasan KITAS dan KITAP yang menyeret pejabat Imigrasi.
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Pelantikan Kepala BGN Nanik S. Deyang dijadwalkan pekan depan. Istana meminta fokus membenahi Program Makan Bergizi Gratis.