Tak Sama dengan Nasional, Penduduk DIY Paling Banyak Justru Perempuan

Ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
13 Agustus 2020 16:27 WIB Rayful Mudassir Jogja Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri menginormasikan bahwa berdasarkan data kependudukan, jumlah total penduduk Indonesia per tanggal 30 Juni sebesar 268.583.016 jiwa.

Jumlah tersebut terdiri 135.821.768 penduduk laki-laki atau naik sebesar 0,71% dari 134.858.411 jiwa dibandingkan tahun lalu, dan 132.761.248 penduduk perempuan atau naik 0,82% dibanding tahun lalu sebanyak 131.676.425 jiwa.

“Berdasarkan jenis kelamin, persentase kenaikan per tahun penduduk perempuan lebih besar daripada kenaikan jumlah laki-laki. Kenaikan jumlah penduduk rata-rata per tahun sebesar 0,88 persen,” kata Zudan Arif Fakrulloh Dirjen Dukcapil melalui keterangan resmi, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Besok Sidang Tahunan, GKR Hemas Jalani Tes Swab. Hasilnya?

Dia menjelaskan, dari 34 provinsi terdapat empat provinsi yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Pertama, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan jumlah penduduk perempuan lebih tinggi 39.584 jiwa daripada laki-laki.

Kedua adalah  Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 4.632 jiwa ketimbang laki-laki. Ketiga, Provinsi Sulawesi Selatan penduduk perempuannya lebih banyak 58.663 jiwa dibanding laki-laki.

Baca Juga: Dicari Radius 2 Mil, Pemancing yang Hilang Ditelan Ombak Pantai Wediombo Belum Ditemukan

Keempat adalah Provinsi Jawa Timur dengan selisih penduduk perempuannya lebih tinggi 31.531 jiwa daripada laki-laki.

Sementara itu pada tingkat kabupaten/kota, dari 514 daera terdapat 96 daerah yang memilliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada kaum Adam.

"Adapun kabupaten dengan jumlah perempuan tertinggi dibandingkan laki-laki adalah Kabupaten Sumenep yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 34,032 jiwa daripada laki-laki," ujarnya.

Sumber : bisnis.com