BGN Larang Pegawai Punya Dapur MBG, Cegah Konflik
BGN larang pegawai punya dapur MBG untuk cegah konflik kepentingan. Program difokuskan pada penerima manfaat dan transparansi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KLATEN--Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten bakal mengevakuasi sejumlah lingga dan yoni di lahan terdampak jalan tol Solo-Jogja. Selama mengevakuasi agar lingga dan yoni tak diterjang pembangunan jalan tol solo-Jogja, Disparbudpora Klaten bakal memperoleh bantuan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng.
Demikian penjelasan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbudpora Klaten, Yuli Budi Susilowati, saat ditemui wartawan di Gantiwarno, Rabu (19/8/2020). Dari 50 desa di 11 kecamatan di Klaten yang diproyeksikan terdampak jalan tol Solo-Jogja, sebanyak 48 desa diyakini menyimpan lingga dan yoni serta objek diduga cagar budaya (ODCB) lainnya.
BACA JUGA : Patok Tol Jogja-Solo Resmi Dipasang, Pembebasan Lahan
"Pekan depan, kami baru berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [DPU PR] Klaten yang memiliki pemetaan jalan tol Solo-Jogja. BPCB Jateng juga sudah menawarkan bantuan, berupa sarana prasarana dan peralatan mengevakuasi lingga dan yoni. Dari 50 desa itu, sebanyak 48 desa [di 11 kecamatan] memiliki ODCB itu," kata Yuli Budi Susilowati.
Yuli Budi Susilowati mengatakan tahap evakuasi terhadap lingga dan yoni di 48 desa sebagai penyelamatan terhadap ODCB di lahan terdampak jalan tol Solo-Jogja. Dengan demikian, ODCB di 48 desa tidak teruruk jalan tol Solo-Jogja.
BACA JUGA : Bantu Warga Terdampak Tol Jogja-Solo Cari Rumah Baru
"Sekilas, paling banyak ditemukan di desa-desa di Klaten itu, yakni yoni," katanya.
Disinggung tentang lokasi penyimpanan lingga dan yoni, Yuli Budi Susilowati mengatakan lokasi yang berpotensi difungsikan sebagai penyimpanan sementara berada di lahan kas desa. Di luar lokasi tersebut, lingga dan yoni juga bisa ditempatkan di Disparbudpora Klaten atau pun BPCB Jateng.
"Terkait hal ini, kami akan koordinasikan juga dengan masing-masing pemerintah desa (pemdes)," katanya.
50 Desa
Sebagaimana diketahui, luas tanah di Klaten yang terdampak jalan tol Solo-Jogja berkisar 4.071 bidang atau 3.728.114 meter persegi. Luas tersebut tersebar di 50 desa di 11 kecamatan. Masing-masing kecamatan yang akan dilintasi jalan tol, seperti Polanharjo, Delanggu, Ceper, Karanganom, Ngawen, Karangnongko, Klaten Utara, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, dan Prambanan.
BACA JUGA : Pematokan Tol Jogja-Solo di DIY 15-20 Agustus, Warga
Di sisi lain, panjang jalan tol Solo-Jogja mencapai 93 kilometer. Dari panjang tersebut, 35,6 kilometer berada di Jateng. Jalan tol yang melintasi Klaten mencapai 28 kilometer.
"Konsultasi publik jalan tol akan dilangsungkan hingga 25 Agustus 2020. Konsultasi publik ini sebagai acuan penentuan lokasi [penlok] di waktu selanjutnya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
BGN larang pegawai punya dapur MBG untuk cegah konflik kepentingan. Program difokuskan pada penerima manfaat dan transparansi.
Pertamina tambah 1,3 juta LPG 3 Kg di Jateng dan DIY jelang libur 1 Muharram 1448 H. Stok dipastikan aman dan mencukupi.
Pesawat B-52 Stratofortress jatuh di California saat uji terbang. Delapan awak diduga tewas, ini kronologi dan spesifikasinya.
Lampah Dalu Merapi 2026 jadi simbol pelestarian lingkungan lewat tradisi budaya di lereng Gunung Merapi.
OnePlus N6 siap debut 30 Juni 2026. HP entry-level ini dibanderol Rp3 jutaan dengan desain modern dan baterai tahan lama.
Gempa M6,7 mengguncang Palu, pasien RS Samaritan panik dan dievakuasi. Simak kronologi lengkap dan data gempa 2026.