Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Bupati Gunungkidul Badingah saat melantik kepala desa hasil pilkades serentak di Bangsal Sewokoprojo, Senin (26/11/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Lurah Ngloro, Kapanewon Saptosari Heri Yulinato terpilih sebagai Ketua Paguyuban Lurah se-Gunungkidul Semar dalam musayarawah Luar Biasa yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Rabu (26/8/2020). Dia akan menjabat hingga 2022 mendatang.
Ketua Pelaksana Musayawarah Luar Biasa Semar, Suhadi mengatakan, pemilihan ulang ketua Semar merupakan hasil dari musyawarah kerja yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pada saat itu, para lurah sepakat menggelar musyawarah luar bisa untuk penyegaran kepengurusan. Terlebih lagi, lanjut dia, di dalam kepengurusan banyak pengurus yang sudah purna tugas karena tidak terpilih lagi menjadi lurah sehingga harus dilakukan pergantian.
Baca juga: Susah Sinyal, Guru di Bantul Datangi Rumah Murid
“Hasilnya ditindaklanjuti hari ini dan Lurah Ngloro terpilih menjadi Ketua Semar baru menggantikan ketua lama, yakni Lurah Kepek, Wonosari Bambang Setiyawan. Untuk periodenya juga hanya meneruskan hingga 2022 mendatang,” kata Suhadi, kemarin.
Dia menjelaskan, pemilihan ketua baru dilakukan dengan voting. Sebelum musyawarah luar biasa diselenggarakan setiap perwakilan diberikan formulir untuk mengisi siapa yang akan menjadi ketua baru. “Hasilnya kami bacakan saat musyawarah. Sesuai dengan form yang ada, Heri Yulianto [Lurah Ngloro] menjadi peraih suara terbanyak,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.