Penambahan Kasus Positif Covid-19 Masih Banyak, DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 30 September

Ilustrasi. - Freepik
31 Agustus 2020 16:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Pemda DIY kembali memperpanjang status tanggap darurat selama sebulan kedepan, 1-30 September 2020 mendatang. Keputusan itu diambil setelah melihat masih banyaknya penambahan kasus positif dan masih diperlukannya penanganan kesehatan dengan cepat.

Perpanjangan ini ditetapkan dalam SK Gubernur DIY No. 254/KEP/2020 tentang penetapan Perpanjangan Keempat Status Tanggap Darurat Covid-19 DIY, yang terbit pada Jumat (28/8/2020).

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan perpanjangan ini berdasarkan pertimbangan kondisi DIY saat ini, dimana penambahan kasus positif setiap hari masih cukup banyak sehingga dibutuhkan penanganan yang cepat.

BACA JUGA : Covid-19 Terus Naik, Tanggap Darurat DIY Diperpanjang 

"Kasus konfirmasi masih ada, kalau harus melakukan tindakan yang sifatnya darurat, lebih cepat dalam status tanggap darurat. Secara keseluruhan di DIY ada hal-hal yang diperlukan tindakan yang sifatnya darurat," ujarnya, Senin (31/8/2020).

Terkait pendidikan, pihaknya masih belum membuka sekolah dan menggelar pembelajaran tatap muka. Saat ini pihaknya masih mengkaji dan akan menemui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten dan Kota untuk mendiskusikan kapan sekolah bisa kembali dibuka.

Meski demikian, menurutnya perguruan tinggi lebih memungkinkan untuk dibuka terlebih dahulu sebelum sekolah. Selain karena mahasiswa sudah dewasa sehingga imunnya lebih bagus, sarana dan prasarana di kampus lebih mendukung.

"Perguruan tinggi jauh lebih siap," katanya.

BACA JUGA : Pemda Berencana Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid

Melihat tingginya tenaga kesehatan yang terpapar covid-19, ia berpesan kepada para nakes agar berhati-hati dalam menjalankan tugas karena beresiko tinggi. "Yang penting penggunaan APD saat menerima pasien," ujarnya.