Dinsos Jogja Uji Tanak Beras PKH

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menunjukan beras dan nasi yang dimasak dalam uji tanak, Rabu (9/9/2020).- Harian Jogja - Catur Dwi Janati
09 September 2020 20:02 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja bersama Dinas Sosial Kota Jogja dan Bulog menerapkan uji tanak terhadap beras bantuan sosial yang rencananya dibagikan kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, bahkan secara langsung mencicipi nasi dari beras yang akan dibagikan. Heroe menerangkan uji tanak ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan konsumsi beras bansos ketika dimasak.

“Bersama teman-teman Bulog mencoba menyajikan beras yang kualitasnya baik. Uji tanak dilakukan untuk membuktikan beras PKH layak dimakan dan tidak ada masalah untuk dimakan,” tuturnya, Rabu (9/9/2020).

Nantinya beras yang telah diuji aman didistribusikan bagi 11.919 penerima. Pada pengiriman pertama ini masing-masing keluarga menerima 30 kilogram beras dan 15 kilogram lagi pada Oktober mendatang.

Kepala Dinsos Kota Jogja Agus Sudrajat menjelaskan dalam distribusinya Kementerian Sosial telah menggandeng pengangkut yang akan mengambil beras dari Bulog untuk diteruskan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Saat ini, Dinsos tengah menanti surat distribusi dari Kementerian Sosial.

Pemberian beras kepada KPM ini bertujuan memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat, yakni makan. Dalam uji tanak yang dilakukan, Dinsos mengambil sampel secara random tanpa diarahkan. "Justru yang diambil yang kelihatan lama disimpan. Saya enggak mau yang baru-baru [jadi sampel], justru yang paling lama disimpan,” tuturnya.