Kapolda DIY Petakan Kasus Debt Collector, Warga Diminta Lapor 110
Kapolda DIY memetakan kasus debt collector menyusul keluhan warga. Masyarakat yang mengalami tindakan di jalan bisa menghubungi layanan 110.
Ilustrasi drainase/Ist-WSBT
Harianjogja.com, JOGJA--Salah satu proyek fisik yang akan digulirkan di masa pandemi oleh Pemkot Jogja adalah proyek pembangunan Saluran Air Hujan (SAH) di Jln. Kemasan Kotagede. Renacanya proyek akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.
Kepala Seksi Peningkatan Pengairan dan Drainase, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja, Herka Hanung Wijaya menyampaikan bahwa proyek pembangunan SAH akan mulai dikerjakan akhir September. Herka menjelaskan bahwa proyek akan dipenggal tiap 100 meter.
Herka melalui pesan singkat pada Kamis (10/9/2020) menjelaskan bahwa pengerjaan SAH Jln. Kemasan akan dimulai dari arah selatan. Pihaknya mengatakan bahwa telah melakukan koordinasi Dishub menyangkut rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.
Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Jogja Hari Purwanto menerangkan jika pengerjaan SAH Jln. Kemasan terbagi dalam beberapa tahap per penggal 100 meter. Dia menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan yakni menutup akses Jln. Karanglo ke arah Kantor Pos dan menutup jalur dari Jln Mondorakan ke arah Kantor Pos. "Karena di sana digali semua area itu," ujarnya.
Selanjutnya dijelaskan Hari, ketika pekerjaan mulai bergeser ke arah utara maka akses jalan akan dibuka kembali. "Jln Karanglo bisa dibuka bisa masuk ke arah Jln. Mondorakan, sementara dari arah utara Jln. Kemasan tetap di tutup di dekat puskesmas," jelasnya.
Selain penutupan beberapa ruas jalan, Hari juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan ditutup pengaturan traffic light Basen. Menurutnya pads traffic light tersebut akan alami penyesuaian saat proyek mulai berlangsung.
Menyangkut ditutupnya beberapa akses ruas jalan, Hari menuturkan tetap perlakuan khusus bagi warga setempat. "Diberikan akses keluar masuk, diperbolehkan keluar masuk selama masih mungkin," terangnya. Hal itu dikarenakan galian proyek tepat berada di tengah jalan, sehingga pihaknya masih melihat apakah dimungkinkan bisa diberi akses kecil untuk warga.
Sementara itu terkait Jln. Mondorakan yang hanya diperbolehkan mobil melintas ke arah barat, dengan ditutupnya Jln. Kemasan Hari tengah menyusun skenario lain yang paling mungkin dilakukan. Normalkan menyebut jika pihaknya telah mengusulkan rekomendasi di mana Jln. Mondorakan hanya boleh dilewati sepeda motor saja. "Jadi tidak [dilewati] roda empat, tapi belum final, masih belum bisa diputuskan," ujarnya. Hari beralasan bahwa Jln. Mondorakan terlalu sempit dan ada Pasar Kotagede. Sehingga bila untuk dilalui mobil bisa crowded.
Setidaknya Hari memastikan bahwa seminggu sebelum pengerjaan proyek rambu akan dipasang di sekitar lokasi proyek. "Paling tidak seminggu sebelum pengerjaan mulai ada informasi rambu-rambu informasi jadi masyarakat sudah tahu sebelumnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapolda DIY memetakan kasus debt collector menyusul keluhan warga. Masyarakat yang mengalami tindakan di jalan bisa menghubungi layanan 110.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta polisi mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal demo 28 Oktober 2026.
KAI Daop 6 mengimbau penumpang tiba lebih awal pada 28 Oktober 2026 untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi mahasiswa.
KPK memeriksa empat pegawai BNPB sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana siap pakai. Penyidik sebelumnya menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.