Mantan Karyawan Toko Trubus Bakar Diri setelah Diberhentikan karena Masalah Pembukuan

Kondisi kebakaran terjadi di Toko Roti Trubus di Jl. Poncowinatan no 67 Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja, Sabtu (12/9/2020) pagi ini sekitar pukul 05.30 WIB. - Ist - dok twitter Damkar Kota Jogja
13 September 2020 17:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Kebakaran toko roti Trubus yang berada di Poncowinatan, Cokrodiningratan Jetis, Jogja pada Sabtu (12/9/2020) lalu menemui titik terang. Berdasarkan catatan dari Satreskrim Polresta Jogja, kebakaran diduga dipicu dari unsur kesengajaan.

Kasat Reskrim Polresta Jogja AKP Rico Sanjaya mengatakan jika inisial ID, 35, warga Kutoarjo, Jawa Tengah yang ditemukan tewas saat kebakaran melanda toko roti Trubus sehari sebelumnya diberhentikan kerja. ID sendiri bekerja di bagian keuangan toko roti yang sudah berdiri sekitar 30 tahun tersebut.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Trubus Versi Pemilik: Mantan Karyawan Siramkan Pertalite hingga Tewas

"Diberhentikan karena ada masalah administrasi yang tidak pas. Karena ada masalah pembukuan yang tidak pas," ujar Kasat Reskrim Polresta Jogja AKP Rico Sanjaya saat dikonfirmasi pada Minggu (13/9/2020).

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polresta Jogja setelah kejadian kebakaran pada Sabtu (12/9/2020) pagi sekitar pukul 05.30 wib, didapati bahwa ID mengguyurkan air yang diduga bensin yang berasal dari sebuah jerigen. Keterangan tersebut didapatkan polisi berdasarkan rekaman CCTV yang ada di dalam toko roti.

"Sejumlah saksi kami minta melihat CCTV dan kami tanyakan siapa yang menyiramkan bensin dari jerigen. Ternyata yang menyiramkan air ke lantai dan bakar diri itu adalah si ID," ungkap Rico.

Baca juga: Korban Tewas dalam Kebakaran di Toko Roti Trubus adalah Karyawan Toko

Pihaknya juga sudah memeriksa pengelola roti Trubus dan keluarga ID. Kemudian, kedua pihak dipertemukan juga di Polresta Jogja. Dari pihak toko juga tidak ingin melanjutkan perkara tersebut.

"Dia [pengelola toko roti Trubus] juga telah mencabut laporannya karena ada permohonan maaf dari pihak keluarga ID, kami juga memfasilitasi niat antara kedua pihak," sambung Rico.

BACA JUGA: Oktober, DIY Bakal Jadi Tuan Rumah Pacuan Kuda Piala Presiden

Saat ID datang ke toko roti Trubus pada Sabtu (12/9/2020) pagi, ia sudah berstatus sebagai mantan karyawan toko roti Trubus. Berdasarkan keterangan dari saksi, lanjut Rico, ID sudah diberhentikan oleh manajemen sehari sebelumnya yakni Jumat (11/9/2020).

Ketika disinggung mengenai bagaimana ID menyalakan api setelah menyiramkan bensin ke toko roti Trubus dan ke tubuhnya sendiri, Rico menyebutkan jika informasi tersebut masih dihimpun oleh jajarannya.

"Kuat dugaan yang membakar toko roti Trubus adalah orang yang membakar diri yakni ID," imbuhnya.