Puluhan Peserta Ikuti Pelatihan MC Berbahasa Jawa

Ilustrasi Buku - Reuters
18 September 2020 07:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, KARANGMOJO – Sedikitnya 32 peserta mengikuti pelatihan pembawa acara dalam Bahasa Jawa yang berlangsung selama tiga hari di Balai Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Kegiatan ini selain sebagai upaya melestarikan bahasa juga untuk meregenerasi pembawa acara yang saat ini didominasi oleh orang tua.

Kepala Bidang Sejarah, Bahasa dan Sastra, Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengatakan, acara pelatihan pembawa acara atau MC berbahasa jawa merupakan program yang digalakan oleh pemkab, guna menunjang keistimewaan di DIY. Menurut dia, penyelengaraan di Balai Kalurahan Bejiharjo merupakan yang pertama.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Tanamkan Karakter Keluhuran Budi lewat

“Rencananya kalurahan lain juga akan menyelenggarakan pelatihan MC berbahasa Jawa ini,” kata Sigit kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Dia menjelaskan, pelatihan ini diselenggarakan selama tiga hari mulai Selasa (15/9/2020) hingga Kamis (17/9/2020). Total ada 32 peserta yang berasal dari perwakilan dari karangtaruna hingga kelompok sadar wisata di Bejiharjo.

“Mayoritas yang ikut masih berusia muda. Jadi, pelatihan tidak hanya melesetarikan Bahasa Jawa, tapi juga bagian dari regenarasi karena MC sekarang ini sudah berusia lanjtu,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua Desa Budaya Bejiharjo yang juga sebagai penanggung jawab pelatihan MC ini, Sujarwo. Menurut dia, keberadaan pembawa acara dalam bahasa jawa didominasi orang tua. Oleh karenanya, melalui kegiatan ini ada peremajaan sehingga kalangan muda mendapatkan untuk bisa tampil.

BACA JUGA : Tak Hanya 'Tilik', Kata Ini Juga Punya Arti Beda Menurut

Ia menjelaskan, selama tiga hari pelatihan, para peserta diberikan berbagai materi, mulai dari pratik tulisan maupun tulisan. Adapun di hari terakhir, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikan hasil dari pelatihan dengan tampil di depan peserta lainnya.

“Ada penilaiannya karena ini bagian dari latihan menjad MC dalam bahasa Jawa,” kata Sujarwo.

Menurut dia, pelatihan ini bisa menjadi modal bagi para peserta untuk menjadi pembawa acara berbahasa Jawa. Pasalnya, dari sisi materi sudah mendapatkan sehingga perlu diasah agar semakin mahir dan fasih menggunakan bahasa Jawa.

“Harus terus dilatih karena dengan terbiasa maka akan semakin lancar menjadi MC berbahasa Jawa,” katanya.