DAMRI Berpeluang Buka Trayek Baru ke Destinasi Wisata di Kulonprogo

Sejumlah orang menggunakan layanan DAMRI di Yogyakarta International Airport (YIA) Kapanewon Temon, Kulonprogo, belum lama ini. - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
21 September 2020 17:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo untuk menyediakan armada yang dikhususkan untuk mengantarkan wisatawan ke destinasi wisata di kabupaten ini.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha DAMRI Sandry Pasambuna mengatakan industri pariwisata di Kulonprogo memiliki potensi untuk berkembang dengan pesat. Hal ini terlihat dengan jumlah objek wisata yang berdasarkan catatannya mencapai 35 tempat. Akan tetapi sebagian besar destinasi itu belum memiliki akses angkutan umum untuk menuju ke lokasi wisata.

BACA JUGA: Selain Lewat Arisan RT, Corona Kulonprogo Diduga Menyebar di Pasar di Kokap & Temon

Hal itulah yang melatarbelakangi DAMRI berminat bekerja sama dengan pemerintah setempat perihal penyediaan armada wisata yang kedepan diwacanakan bisa berkolaborasi dengan perusahaan angkutan lokal.

"Kami sudah melakukan survei. Hasilnya sejumlah destinasi wisata belum memiliki akses angkutan umum, hasil survei ini nanti akan dievaluasi oleh tim kami di Jakarta, diharapkan ada solusi untuk berkolaborasi dengan perusahaan lokal di Kulonprogo," kata Sandry, saat audiensi dengan Bupati Kulonprogo, Sutedjo, di ruang bupati Kulonprogo, pekan lalu.

Sandry berharap rencana ini bisa ditindaklanjuti oleh Pemkab Kulonprogo. Pemerintah setempat bisa melakukan survei ke daerah wisata dan menentukan mana saja yang perlu ditambah trayek-trayek baru untuk kemudian disampaikan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

BACA JUGA: 3 Pemain PSS Ditarik ke Timnas U-16

"Mungkin nanti ada surat bupati yang ditujukan kepada Kemenhub untuk menyampaikan bahwa bisa dipertimbangkan trayek-trayek pariwisata sehingga nanti dari situ Kemenhub akan bekerja sama dengan DAMRI untuk menyiapkan armada. Ke depannya kalau ini sudah disetujui, di Kulonprogo akan ada banyak armada DAMRI karena untuk meningkatkan ekonomi. Transportasi adalah alat utama untuk meingkatkan ekonomi di daerah,” ucapnya.

Sutedjo menyambut baik wacana tersebut. Menurutnya langkah ini bisa mengembangkan Kulonprogo melalui layanan transportasi publi, yang nantinya dapat menggeliatkan perekonomian rakyat yang sangat dipengaruhi oleh akses transportasi.

"Memang betul destinasi wisata di Kulonprogo saat ini sedang berkembang cukup pesat, baik yang dikelola swadaya masyarakat maupun pemkab. Sehingga rencana ini tentu sangat membantu persoalan minimnya akses transportasi publik ke destinasi wisata," ucapnya.

DAMRI sudah melayani rute dari dan menuju Yogyakarta International Airport (YIA) Kapanewon Temon. Perusahaan ini juga membuka rute dari Kota Jogja ke sejumlah destinasi wisata di Kulonprogo, di antaranya Goa Kiskendo dan Kawasan Suroloyo.