Adik Hilang, Suami Selamat, Tangis Keluarga Korban Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
KA Bandara ketika menunggu penumpang di Stasiun Wojo, Senin (6/5/2019)./Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, KULONPROGO--Proyek pembangunan jalur kereta bandara di Kulonprogo menimbulkan konflik perihal ganti rugi.
Dua warga yang belum menerima ganti rugi proyek pembangunan jalur kereta Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melakukan aksi protes. Mereka menyegel proyek dengan memasang tulisan dan tali di lokasi proyek yang terletak di Desa Kaligintung, Temon, Kulonprogo, Jumat (25/9/2020).
Aksi ini dilakukan Mardisusanto (72) bersama dengan anaknya Aslam Fajari di lokasi proyek yang terletak di Pedukuhan Siwates. Mereka mengklaim lahan seluas 317 meter miliknya belum dibayarkan namun sudah terkena proyek.
“Hari ini kami segel, lahan ini belum ada pelunasan proyek sudah ada. Saya merasa dirugikan,” kata Mardisusanto, Jumat (25/9/2020).
Mardi kukuh selama belum ada kejelasan pembayaran ganti rugi, proyek di atas lahannya tidak boleh dilakukan. Dia ingin segera ada pembayaran ganti rugi terlebih dulu.
“Ini harus dibayarkan dulu, kalau belum tidak boleh dilakukan,” katanya.
Sementara Aslam Fajari mengatakan lahan tersebut milik orang tuanya. Sebelum dilakukan penyegelan, telah dilakukan musyawarah dengan PT Istaka Catur Mina yang disaksikan pamong desa. Saat itu disepakai akan ada pelunasan, maksimal dua pekan. Kenyataanya, setelah ditunggu tidak ada kejelasan.
“Tidak ada tanda-tanda iktikad baik dari mereka. Sampai sekarang tidak ada kejelasan sehingga kami lakukan penyegelan,” kata Aslam.
Aslam yang menjabat Dukuh Balong ini mengatakan telah ada kesepakatan pembayaran ganti rugi sebesar Rp341 juta. Keluarganya sudah lama menunggu proses pencairan, namun tidak kunjung terealisasi.
“Kami tidak menolak proyek ini, tetapi harus segera dibayarkan,” katanya.
Sementara itu Ketua Proyek Pembangunan Jalur KA bandara dari PT Istaka Catur Mina, Taufik enggan memberikan keterangan kepada wartawan. Begitu juga dengan pengawas proyek juga memilih menghindar.
Jalur kereta bandara dibangun melewati empat Kalurahan/Desa di Kecamatan Temon, Kulonprogo. Setidaknya ada 560 bidang tanah yang terkena proyek. Proses pembayaran dilaksanakan secara bertahap, bersamaan dengan pembangunan. Sebagian lahan yang belum dibebaskan disewa oleh rekanan.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Lahan Belum Dibayarkan, Ayah dan Anak Segel Proyek Jalur Kereta Bandara Kulonprogo"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 19 September 2026 dari Stasiun Palur ke Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan tiap stasiun.