Cegah Covid-19, Disperindag Kota Jogja Inisiasi Penempelan Stiker Kepada Pengunjung Pasar

Suasana los pedagang pakaian batik melayani pembeli di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (16/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
01 Oktober 2020 06:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Disperindag Kota Jogja telah melaksanakan penempelan stiker kepada pengunjung pasar. Upaya penempelan stiker tersebut sudah diujicobakan di pasar Beringharjo. Tahap pertama, penempelan stiker baru menyasar pasar Beringharjo dan Kranggan.

Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jogja Gunawan Nugroho Utomo mengatakan jika upaya penempelan stiker tahap pertama ini, pihaknya menyiapkan sekitar 10.000 stiker.

"Untuk tahap pertama ini, penempelan stiker baru menyasar pasar Beringharjo dan Kranggan. Namun, penempelan stiker sudah kami ujicobakan di Pasar Beringharjo. Sekitar 10.000 stiker kami siapkan di tahap pertama ini," ujar Gunawan saat dikonfirmasi pada Selasa (29/9/2020).

Lebih lanjut, stiker tersebut, lanjut Gunawan, merupakan upaya dari Disperindag Kota Jogja agar memudahkan pedagang pasar dalam melakukan pelayanan kepada pembeli. Pedagang bisa dengan mudah memverifikasi mana pengunjung yang sudah dilakukan pengecekan suhu tubuhnya dan mana yang belum.

Baca Juga: Hari Ini 36 Positif, Covid-19 di DIY Kini Capai 2.643 Kasus

"Artinya, mereka sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh. Stiker itu menandakan kalau mereka [pengunjung pasar] sudah dicek suhu tubuhnya. Agar satu dan lainnya saling kontrol," ujar Gunawan.

Tidak hanya kepada pengunjung pasar, Disperindag juga tidak menutup mata terhadap pelaku pasar yang terdiri dari pedagang, karyawan pasar, komunitas pasar, dan pengelola parkir. Bagi mereka, nantinya akan dibuatkan semacam co card (kartu identitas).

"Ketika sudah ada atribut stiker yang ditempelkan kepada pengunjung pasar, artinya pedagang pasar sudah bisa mengidentifikasi mana pengunjung yang sudah terverifikasi [sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh]. Sedangkan, pengunjung juga sudah memverifikasi pelaku pasar karena sudah memakai co card. Agar saling kontrol," terangnya.

Menyasar 30 Pasar

Ke depan, Disperindag Kota Jogja berupaya untuk mengaplikasikan penempelan stiker kepada pengunjung pasar yang ada di kota Jogja dengan jumlahnya saat ini yang mencapai sekitar 30 pasar. Namun, saat ini Disperindag Kota Jogja masih fokus dalam uji coba penerapan penempelan stiker yang baru diselenggarakan di Pasar Beringharjo.

Baca Juga: Kota Jogja Maksimalkan Sosialisasi Perda KTR di Tengah Pandemi

"Kalau respons dari masyarakat dan pedagang bagus ya berdasarkan uji coba yang kita lakukan di Beringharjo. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap berupaya agar penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 senantiasa dilakukan dengan baik di setiap pasar yang ada di Kota Jogja," ungkap Gunawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja Yunianto Dwi Sutono sebelumnya mengatakan jika pihaknya terus melakukan upaya dekontaminasi virus pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Jogja. Seperti halnya, penyemprotan disinfektan dan imbauan agar pelaku maupun pengunjung pasar senantiasa melakukan protokol pencegahan penularan Covid-19.

"Kami menyadari masih ada kasus Covid-19 yang terjadi di sejumlah pasar yang ada di Kota Jogja. Oleh karena itu, pembatasan jam buka pasar masih kita lakukan. Setiap orang yang ada di pasar juga kami imbau untuk selalu memakai masker dan dicek suhu tubuhnya sebelum masuk. Upaya penyemprotan disinfektan juga terus kami lakukan," tutupnya.