Rambu Jalur Evakuasi dari Tsunami di Bantul Belum Ideal

Ilustrasi wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
05 Oktober 2020 15:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyebut jumlah rambu jalur evakuasi tsunami yang saat ini ada di wilayahnya belum ideal.

Empat jalur evakuasi juga butuh perhatian lebih agar benar-benar siap menghadapi potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa.

“Idealnya butuh sekitar 1.000 rambu. Saat ini ada 5000an rambu yang telah terpasang. Empat jalur evakuasi di daerah Poncosari, juga butuh peningkatan pengaspalan,” kata Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto, Senin (5/10/2020).

BACA JUGA: Polisi Tak Akan Izinkan Demo Batalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Menurut Dwi, jawatannya telah mengajukan anggaran penambahan rambu dan peningkatan pengaspalan pada APBD Perubahan 2020. Namun demikian, anggaran gagal direalisasikan dan akan diusulkan pada APBD 2021 mendatang.

“Ya, karena adanya pandemi Covid-19,” ujar Dwi.

Selain persoalan rambu dan jalur, BPBD Bantul mencatat tidak ada kendala terkait dengan kesiapan menghadapi potensi tsunami.

Di Pantai Selatan sudah ada radar tsunami bantuan dari pemerintah Jepang yang terpasang di jalan tembus Pantai Parangtriris menuju Pantai Parangkusumo.

BACA JUGA: Usut Tawuran yang Menyeret Nama PP & FJI, Polres Bantul Periksa Sejumlah Saksi

“Alat itu hanya ada dua. Satu di Bantul dan satu di Purworejo. Selain itu, kami masih memiliki sembilan alat EWS (early warning system) yang dipasang sepanjang Pantai Selatan Bantul. Kami juga punya 12 pelantang di masjid yang tersambung dengan EWS. Semua siap dan berfungsi,” paparnya.

Menurut dia, potensi tsunami setinggi 20 meter mengancam selatan Pulau Jawa, harus disikapi dengan bijak. Warga tidak perlu panik. BPBD Bantul bersma dengan warga harus bersinergi dalam upaya mitigasi potensi bencana ini.

Kepala Desa Parangtritis Topo mengatakan sejumlah rambu dan jalur evakuasi dipastikan telah siap dan tidak ada kendala.

“Semua tidak ada kendala. Masyarakat juga telah siap,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Bantul Agus Salim mengatakan siap untuk mengalokasikan penambahan anggaran untuk menambah jumlah rambu evakuasi. “Sedang kami bahas mengenai hal ini. Rencana memang akan kami perjuangkan agar ada penambahan rambu. Kami melihat rambu ini penting keberadaannya,” ucap Agus Salim.