5 HP yang Paling Ditunggu pada September 2026
September 2026 diramaikan peluncuran HP baru. Ada iPhone 18 Pro, Xiaomi 18 Fold, Vivo X500, Oppo Find X10 dan iQOO 16.
Ilustrasi wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyebut jumlah rambu jalur evakuasi tsunami yang saat ini ada di wilayahnya belum ideal.
Empat jalur evakuasi juga butuh perhatian lebih agar benar-benar siap menghadapi potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa.
“Idealnya butuh sekitar 1.000 rambu. Saat ini ada 5000an rambu yang telah terpasang. Empat jalur evakuasi di daerah Poncosari, juga butuh peningkatan pengaspalan,” kata Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto, Senin (5/10/2020).
BACA JUGA: Polisi Tak Akan Izinkan Demo Batalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja
Menurut Dwi, jawatannya telah mengajukan anggaran penambahan rambu dan peningkatan pengaspalan pada APBD Perubahan 2020. Namun demikian, anggaran gagal direalisasikan dan akan diusulkan pada APBD 2021 mendatang.
“Ya, karena adanya pandemi Covid-19,” ujar Dwi.
Selain persoalan rambu dan jalur, BPBD Bantul mencatat tidak ada kendala terkait dengan kesiapan menghadapi potensi tsunami.
Di Pantai Selatan sudah ada radar tsunami bantuan dari pemerintah Jepang yang terpasang di jalan tembus Pantai Parangtriris menuju Pantai Parangkusumo.
BACA JUGA: Usut Tawuran yang Menyeret Nama PP & FJI, Polres Bantul Periksa Sejumlah Saksi
“Alat itu hanya ada dua. Satu di Bantul dan satu di Purworejo. Selain itu, kami masih memiliki sembilan alat EWS (early warning system) yang dipasang sepanjang Pantai Selatan Bantul. Kami juga punya 12 pelantang di masjid yang tersambung dengan EWS. Semua siap dan berfungsi,” paparnya.
Menurut dia, potensi tsunami setinggi 20 meter mengancam selatan Pulau Jawa, harus disikapi dengan bijak. Warga tidak perlu panik. BPBD Bantul bersma dengan warga harus bersinergi dalam upaya mitigasi potensi bencana ini.
Kepala Desa Parangtritis Topo mengatakan sejumlah rambu dan jalur evakuasi dipastikan telah siap dan tidak ada kendala.
“Semua tidak ada kendala. Masyarakat juga telah siap,” katanya.
Ketua Komisi A DPRD Bantul Agus Salim mengatakan siap untuk mengalokasikan penambahan anggaran untuk menambah jumlah rambu evakuasi. “Sedang kami bahas mengenai hal ini. Rencana memang akan kami perjuangkan agar ada penambahan rambu. Kami melihat rambu ini penting keberadaannya,” ucap Agus Salim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
September 2026 diramaikan peluncuran HP baru. Ada iPhone 18 Pro, Xiaomi 18 Fold, Vivo X500, Oppo Find X10 dan iQOO 16.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 8 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 8 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.
Janice Tjen mengaku bersyukur kembali tampil di US Open 2026 meski langkahnya di nomor ganda putri terhenti usai kalah dari Aldila Sutjiadi.
Jaguar Land Rover akan memangkas 4.000 karyawan atau 10% tenaga kerja global akibat persaingan mobil China, tarif impor AS, dan tekanan industri otomotif global