Milenial Diajak Melawan Corona

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Rony Primanto Hari, KPH Yudanegara dan Kiki The Potters dalam Talkshow Kaum Milenial, Ayo Ambil Peranmu Lawan Corona, Selasa (6/10/2020)-Harian Jogja - Lugas Subarkah.
07 Oktober 2020 07:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kaum milenial merupakan kelompok yang cukup maju dalam literasi media dan teknologi. sebab itu, di masa pandemi Covid-19 ini, dengan berbagai cara kreatif dan inovatif, kalangan milenial memiliki peran penting dalam melawan Corona.

KPH Yudanegara, menantu Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X menuturkan kaum milenial bisa menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol Kesehatan. “Kaum milenial sudah sepantasnya menjadi garda depan,” ujarnya dalam Talkshow Kaum Milenial, Ayo Ambil Peranmu Lawan Corona, Selasa (6/10/2020).

Selain protokol kesehatan, milenial juga bisa mengambil peran dengan memberi contoh kegiatan positif. hal ini sangat diperlukan karena berpengaruh pada kondisi imunitas masyarakat. “Untuk mencegah Covid kita juga harus positif thinking, karena itu menjaga imunitas kita,” katannya.

Vokalis The Potters, Kiki, mengatakan dalam mengampanyekan protokol kesehatan, ia mengajak followers di sosial media untuk sadar akan pentingnya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Sosial media menjadi sarana efektif karena semua kaum milenial bisa mengakses dengan mudah.

“Saya ajak teman-teman, kasih contoh keluarga yang kena, baru mereka percaya. Saya tekankan ini serius bukan main-main. Enggak mungkin seheboh ini kalau main-main. Kita tahu pandemi begitu menyiksa hati, yang perlu kita waspadai virusnya, jangan meremehkan, selalu jaga Kesehatan,” ujarnya.

Milenial yang aktif berkegiatan di Jakarta ini datang ke Jogja dalam rangka membuat video klip untuk salah satu single The Potters. Ia memilih Jogja karena di Jakarta saat ini masih pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan sekalian jalan-jalan.

Momen libur manggung selama tujuh bulan akibat pandemi covid-19 ia gunakan untuk menyiapkan lagu dan video klip baru, sehingga jika pandemic sudah mereda bisa segera dirilis. Meski khawatir terpapar corona, menurutnya itu bukan alasan untuk berhenti berkarya, selama tetap menjalankan protokol Kesehatan.

Tidak hanya protokol Kesehatan, antisipasi juga harus dilakukan dengan skrining dan pendataan. Untuk itu, Pemda DIY telah meluncurkan Jogja Pass. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Rony Primanto Hari, menjelaskan aplikasi ini merupakan ID digital yang bisa digunakan untuk skrining mandiri, tracing, mencari info fasilitas Kesehatan dan lainnya.

“Di era pandemi, pemanfaatan teknologi jadi solusi. Saya harap masyarakat memanfaatkannya dengan baik dan benar. Terutama netizen bisa memanfaatkan teknologi menyebarkan aura positif, menumbuhkan semangat, sehingga bisa bertahan dan produktif di era pandemi ini,” ungkapnya.