Pilur Gunungkidul 26 September, Surat Suara Mulai Masuk Tahap Pencetakan
Surat suara Pilur Gunungkidul mulai masuk tahap pencetakan setelah 91 calon lurah ditetapkan di 31 kalurahan dengan 120.887 pemilih.
Calon Wakil Bupati Gunungkidul Martanty Soenar Dewi (kedua dari kiri). /Ist.
Harianjogja.com, WONOSARI – Bakal Calon Wakil Bupati Gunungkidul Martanty Soenar Dewi mempersiapkan program digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Gunungkidul. Selain itu, ia juga menargetkan penambahan 1.000 UMKM yang bergerak di bidang ekonomi kreatif.
“Keberadan UMKM ini bisa mendukung pengembangan sektor pariwisata di Bumi Handayani,” kata Martanty seperti rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (10/10/2020).
Menurut dia, target pengembangan UMKM ini merupakan hal yang realistis mengingatkan banyaknya potensi usaha di Gunungkidul. sementara itu, untuk program digitalisasi merupakan suatu keharusan karena tuntutan perkembangan jaman. “Teknologi semakin maju dan ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM,” ungkapnya.
BACA JUGA : Subardi Gencarkan Digitalisasi Koperasi dan UKM di DIY
Martanty menjelaskan, target digitalisasi ini banyak memiliki keuntungan dibandingkan dengan cara-cara pemasaran secara konvensiaonal. Ia memaparkan, dengan program digitalisasi maka pangsa pasar akan lebih luas sehingga potensi pemasaran akan lebih massif lagi.
“Harus dimanfaatkan. Tentunya untuk program digitalisasi juga dibutuhkan peningkatan sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan,” katanya.
Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM, ada 22.623 UMKM. Adapun rinciannya, 20.928 unit merupakan usaha kecil dan sisanya sebanya 1.664 unit merupakan usaha menengah. Ia mengungkapkan ada dua kunci didalam pengembangan UMKM berbasis digital, yakni kemudahan dalam pendanaan serta penyiapan infrastruktur jaringan internet guna mendukung pogram.
“Kami berkomitmen memberikan kemudahan layanan melalui program kredit lunak hingga penyiapan jaringan internet sehingga program digitalisasi dapat dijalankan,” tutur dia.
BACA JUGA : Kisah UMKM Digital di DIY: Ubah Strategi Digitalisasi
Sebagai seorang pengusaha, Martanty menyakini kemakuan UMKM data menopang perekonomian masyarakat menengah ke bawah. “Potensi ini harus digali dan dikembangkan. Akibat pandemic corona, sektor UMKM ikut terpukul, tapi kalau bisa bangkit saya yakin keberadaannya mampu menopang pariwisata yang selama ini menjadi andalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat suara Pilur Gunungkidul mulai masuk tahap pencetakan setelah 91 calon lurah ditetapkan di 31 kalurahan dengan 120.887 pemilih.
Bansos Bantul akan didigitalisasi mulai 2027. Warga bisa daftar mandiri melalui situs web dengan syarat memiliki IKD.
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.
DPRD Gunungkidul meminta perhatian atlet berprestasi ditingkatkan agar mereka tidak pindah membela daerah lain.
Pergerakan penumpang Karimunjawa mencapai lebih dari 190.000 orang hingga Agustus 2026, didukung penguatan konektivitas darat, laut, dan udara.
Harga rumah makin sulit dijangkau, Pemkab Bantul mendorong warga memanfaatkan rumah subsidi dan empat rusunawa yang tersedia.