Dampak La Nina Bakal Sampai Sleman, Sri Purnomo Siapkan Anggaran Tak Terduga

Pertemuan BMKG Jogja dengan Pemkab Sleman mengantisipasi La Nina, Rabu (14/10/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
15 Oktober 2020 04:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman, Sri Purnomo mengimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada menghadapi dampak La Nina yang bakal sampai ke Sleman. Ia telah berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mengantisipasi dampak dari La Nina.

"Kami menginstruksikan OPD terkait untuk membersihkan parit-parit dan memastikan saluran air ke embung berfungsi dengan baik. Hal ini untuk antisipasi jika hujan lebat terjadi, air dalam jumlah besar dapat tertampung dan tidak menimbulkan banjir,” jelasnya, Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Jogja, Reni Kraningtyas, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Dinkes Sleman Susun Mekanisme Pengawasan Ponpes di Tengah Pandemi

Sri juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman untuk menginventarisir pohon-pohon rawan tumbang untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memberikan informasi wilayah potensi longsor pada Pusdalop BPBD Sleman untuk melakukan langkah antisipasi meminimalisir kerugian materi dan mengupayakan keselamatan warga," tambahnya.

Baca juga: Jalur Kereta Bandara YIA Ditargetkan Rampung Juli 2021

Soal anggaran kebencanaan, Sri menjamin tidak ada masalah. Pemkab sudah menyiapkan dana kebencanaan pada pos belanja tak terduga sebesar Rp57,6 miliar pada APBD Perubahan atau meningkat drastis dari APBD murni 2020 yang hanya sebesar Rp4,4 miliar. "Jadi untuk anggaran kebencanaan tidak ada masalah," kata Sri.

Meskipun begitu, katanya, penanganan bencana selama pandemi Covid-19 harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Pemkab juga menyiapkan skenario penanganan bencana sesuai protokol kesehatan (prokes).

"Jadi sudah menyesuaikan dengan prokes. Dalam penanganan bencana tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun," katanya.