Tergusur JJLS, SD Negeri Sawah Gunungkidul Dipindah

Sejumlah pengendara melintas di depan SD Negeri Sawah, Girisekar, Panggang, beberapa waktu lalu./Harian Jogja - David Kurniawan
21 Oktober 2020 15:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul bakal memindah SD Negeri Sawah di Kalurahan Girisekar, Panggang karena area sekolah tergusur pelebaran ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan relokasi sekolah masih dalam tahap perencanaan. “Masih dalam pembahasan apakah lahannya akan dibeli atau bagaimana,” kata Bahron saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).

Ia juga mengakui belum menentukan lokasi pasti lahan pengganti SD karena lokasi baru harus dikoordinasikan dengan pemerintah kalurahan dan kapanewon. “Masih proses. Yang jelas, kami targetkan di 2021 pembangunan di lokasi baru sudah bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Bahron mengatakan SD Sawah harus direlokasi karena lokasi tersebut terdampak pembangunan JJLS.

BACA JUGA: Hina Polisi di Twitter, Pekerja Fotokopi di Gunungkidul Terancam 4 Tahun Penjara

Sementara, Lurah Girisekar, Sutarpan, mengharapkan pemindahan sekolah berjalan lancar. “Dampak dari pelebaran jalan tidak hanya terhadap SD sawah, tetapi juga lahan milik warga,” katanya.

Dia mengatakan halaman SD Negeri Sawah sudah tergusur pembangunan JJLS. Selanjutnya, pelebaran JJLS akan memakan lebih banyak lahan sekolah. “Jadi inilah yang mendasari kebijakan untuk memindahkan sekolah,” katanya.

Mantan anggota DPRD Gunungkidul ini berharap pembebasan lahan berjalan dengan lancar dan harga yang ditetapkan untuk pengganti bisa diterima oleh warga terdampak. “Jangan sampai ada masalah sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan,” katanya.