Tiga Balai Budaya Akan Dibangun di DIY pada 2021

Balai Budaya Argomulyo Cangkringan Sleman. - Ist/ dok Paniradya Kaistimewan
24 Oktober 2020 13:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Sebagai upaya pelestarian, pembinaan dan pengembangan kekayaan potensi seni budaya, Pemda DIY akan kembali membangun tiga Balai Budaya pada 2021 mendatang. Pembangunan ini akan menggunakan mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) langsung ke Pemerintah Desa.

Kepala Bidang Urusan Kebudayaan Paniradya Kaistimewan, Cahyaningsih, menjelaskan ketiga Balai Budaya yang akan dibangun tersebut berlokasi di tiga Desa Budaya, yakni Desa Girikerto, Sleman; Desa Sendangagung, Sleman; dan Desa Panggungharjo, Bantul.

Baca juga: Duh, Ratusan Tempat di Jogja Usaha Langgar Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

“Rencana pelaksanaan pembangunan Balai Budaya Tahun Anggaran 2021 ini akan menggunakan mekanisme melalui BKK langsung ke Pemerintah Desa atau Kelurahan. Dengan BKK ini diharapkan kegiatan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien serta keterlibatan masyarakat desa untuk berpartisipasi dalam pembangunan wilayahnya,” ujarnya, Jumat (23/10/2020).

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari Balai Budaya yang sudah ada, pihaknya mengkaji konsep Balai Budaya untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan jaman. Tidak hanya berupa bangunan Balai Budaya, melainkan juga bangunan pendukung untuk mempermudah dalam penggunaan balai Budaya.

Tahun ini dilaksanakan Kajian Studi Balai Budaya Desa Budaya, yang memuat antara lain konsep Bangunan Rumah Tradisional Jawa, Filosofi, Susunan dan fungsi, dan bentuk bangunan. Rencana Konsep balai budaya yang akan dikembangkan meliputi pendopo, ruang untuk menyimpan gamelan dan properti lainnya, toilet laki-laki dan perempuan, ruang ganti laki-laki dan perempuan, pintu masuk pendopo dengan gapura.

Baca juga: Menjajal Bus Wisata Malioboro-Pantai Baron: Bisa Janjian dengan Sopir untuk Menunggu di Pantai

Kaniradya Pati Paniradya Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho, menuturkan saat ini DIY telah memiliki 22 Balai Budaya yang tersebar di Sleman empat Balai Budaya, Kulonprogo dua Balai Budaya, Bantul enam Balai Budaya dan Gunungkidul 11 Balai Budaya. Pemda DIY mulai membangun Balai Budaya sejak 2010 silam, sebagai sarana pengembangan seni dan budaya yang ada di Desa dan Kelurahan Budaya.

Desa atau Kelurahan Budaya adalah desa atau kelurahan yang mengaktualisasikan, mengembangkan dan mengkonversi kekayaan potensi budaya yang dimilikinya yang tampak pada adat dan tradisi, kesenian, permainan tradisional, bahasa, sastra, aksara, kerajinan, kuliner, pengobatan tradisional, penataan ruang, dan warisan budaya. Saat ini terdapat 56 Desa dan Kelurahan Bidaya di DIY.

Balai budaya diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas dan tempat berkumpulnya warga. Menjadi sentra pembinaan seni budaya dan kegiatan pemberdayaan masyarakat misalnya menggelar pelatihan, pertunjukan, hadrah dan lainnya.

“Seniman dan budayawan dapat memanfaatkan balai budaya terutama bagi yang belum mempunyai sanggar. Balai budaya diharapkan juga menimbulkan semangat keguyuban dan gotong royong tetap terjalin kuat di masyarakat,” ujarnya.