Pembeli Taat Pakai Masker di Sleman Harus Diprioritaskan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih. - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
27 Oktober 2020 19:27 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Penggunaan masker sangat diperlukan dalam berbagai kegiatan untuk mencegah penularan Covid-19, termasuk saat berbelanja di pasar tradisional. Seluruh pihak perlu saling mengingatkan pemakaian masker dengan benar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman (Disperindag), Mae Rusmi Suryaningsih, menuturkan penggunaan masker dan protokol kesehatan lainnya perlu terus digalakkan. Sebab, sejumlah kasus penularan di Sleman sempat terjadi di beberapa pasar tradisional.

"Kami terus sosialisasikan protokol kesehatan. Harus cuci tangan sebelum masuk pasar dan beraktivitas serta pakai masker. Kalau merasa demam, jangan beraktivitas dulu di pasar. Termasuk jaga jarak di dalam pasar," kata Mae kepada Harian Jogja pada Selasa (27/10/2020).

BACA JUGA: Cuti Bersama, 30.000 Wisatawan Diprediksi Kunjungi Bantul

Jawatannya berkoordinasi dengan paguyuban pedagang di setiap pasar di Sleman yang tergabung dalam satgas Covid-19 pasar untuk menyosialisasikan protokol kesehatan ini. Bahkan, satgas ini memanfaatkan penggunaan kamera pengawas untuk memantau kerumunan di pasar.

"Kalau ada pembeli berkerumun, petugas akan mengarahkan untuk silakan belanja di kios yang lengang dulu," imbuhnya.

Para pedagang dan pembeli sekaligus antar pedagang juga harus saling mengingatkan penggunaan masker. Bahkan, Mae turut meminta bagi para pedagang untuk memprioritaskan pelayanan bagi pembeli yang mengenakan masker dengan benar.

"Paguyuban sudah sosialisasi pada pedagang untuk layani dulu pembeli yang menggunakan masker dengan benar. Bagi pembeli yang tidak pakai masker, mohon diminta pakai dulu, baru dilayani," ujarnya.