Guardiola Siap Tempur di Final Piala FA, Chelsea Tak Gentar di Wembley
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Sejumlah pengunjung menikmati permainan air di Tlogo Putri Kaliurang, Sabtu (31/10/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 di destinasi wisata di Sleman kurang mulus. Jaga jarak paling sulit dilaksanakan.
Berdasarkan pengamatan Harian Jogja di Tlogo Putri Kaliurang, Sabtu (31/10/2020), wisatawan banyak yang tidak memerhatikan aspek jaga jarak. Sementara, beberapa wisatawan tidak disiplin menggunakan masker atau memakai masker hanya di bagian dagu. Pengelola melalui pengeras suara selalu mengingatkan Cita Mas Jajar (cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak), tetapi pesan tersebut tak digubris.
“Kami masih merasa aman kalau bersama keluarga. Jadi kalau masalah jaga jarak tidak terlalu masalah karena kami pakai masker,” ujar Rina Wijayanti, warga Klaten, salah seorang pengunjung Tlogo Putri.
“Sebenarnya kami tetap berupaya mematuhi prokes. Cuma kadang atau sering lupa juga kalau sudah di lokasi wisata. Apalagi bareng teman-teman saat berfoto bersama, ya sudah kumpul bareng habis itu mencar lagi," ujar pengunjung lainnya, Andri, wisatawan asal Semarang, Jawa Tengah.
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan dibandingkan kewajiban memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun, penerapan jaga jarak minimal antarpengunjung wisatawan masih sulit diterapkan.
“Kalau sudah di destinasi memang perlu kerja sama banyak pihak, dari pengunjung, penyedia jasa, petugas, sampai masyarakat sekitar,” kata Evie kepada Harian Jogja.
Dia mengingatkan agar para penyedia jasa dan pelaku usaha wisata harus senantiasa mengingatkan untuk mematuhi prokes. Misalnya, pengunjung yang patuh prokes diberi hadiah atau kejutan sementara yang melanggar dingatkan atau diumumkan. “Bukan untuk mempermalukan tetapi untuk mengingatkan. Tanpa ada yang saling cerewet untuk mengingatkan ya agak repot. Baiknya di tempat yang banyak orang berkumpul, diingatkan terus menerus soal Cita Mas Jajar menggunakan pengeras suara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.