21 Layanan dan Kondisi yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
Sejumlah pengunjung melintasi kawasan Malioboro pada masa uji coba Malioboro Pedestrian, Rabu (4/11/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, JOGJA—Paguyuban Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY) Jogja mengeluhkan penurunan omzet hingga 80% selama uji coba Malioboro bebas kendaraan. Mereka berharap bisa berdialog dengan pembuat kebijakan baik Pemda DIY maupun Pemkot Jogja.
Ketua Umum PPMAY Sadana Mulyono mengatakan sebagian besar pelaku usaha yang berada di Kawasan Malioboro mengeluh adanya uji coba bebas kendaraan yang baru berjalan beberapa hari karena omzet mereka terjun bebas. Menurutnya rata-rata omzet menurun hingga 80% karena tidak ada pengunjung yang datang. Bahkan beberapa toko ada yang merasakan tanpa transaksi dalam sehari.
BACA JUGA : Belum New Normal, Malioboro Sudah Diserbu Pelancong
Padahal keberadaan pelaku usaha yang menjual berbagai jenis dagangan menjadi ikon tersendiri bagi Malioboro untuk dikunjungi wisatawan. Jika Malioboro sepi dampaknya tentu toko akan tutup karena mereka tidak mendapatkan penghasilan. Oleh karena itu pihaknya ingin berdialog dengan pembuat kebijakan.
“Kami ingin berdialog dengan pembuat kebijakan agar diberilah kami nafas toleransi, supaya bisa tetap hidup bersama di Malioboro. Dari 100 persen omzet yang biasanya, sekarang ini hanya bisa dicapai dengan 20 persen [menurun 80 persen], betul-betul parah,” katanya Jumat (6/11/2020).
Ia memahami bahwa uji coba itu dilakukan untuk mendukung pengajuan kawasan Malioboro atau sumbu filosofis Kota Jogja ke Unesco untuk mendapatkan predikat warisan budaya dunia. Tetapi pelaku usaha berharap untuk diperhatikan dan diberikan sedikit toleransi agar bisa tetap beroperasi. Pihaknya menyarankan jika memungkinkan penutupan bisa dilakukan tidak secara penuh dalam sehari sehingga masih ada ruang untuk kendaraan lewat.
BACA JUGA : Malioboro Akan Bebas Kendaraan Selama 2 Pekan
“Baru tiga hari saja kami merasa sudah sangat berat. Sehingga kami berharap ide atau usulan kami bisa menjadi tolok ukur kepada masyarakat yang ada karena pelaku pasar kan kami. Kebijakan ini berdampak bukan hanya pemilik took saja tetapi juga pedagang asongan, warung hingga Pasar Beringharjo,” ujarnya.
Koordinator Lapangan PPMAY Karyanto Yudomulyono menambahkan pihaknya telah menggelar pertemuan untuk mensolidkan anggota PPMAY, Jumat (6/11/2020). Pada Selasa (10/11/2020) pekan depan rencananya akan melakukan audiensi dengan Pemda DIY di Kompleks Kepatihan untuk menyampaikan persoalan yang sedang dihadapi.
“Kami harapkan bisa berdialog dengan pembuat kebijakan. Pada Selasa kami akan sowan bareng ke Kepatihan, harapannya bisa bertemu Sultan. Agar keluh kesah kami ini bisa dimengerti oleh pembuat kebijakan,” katanya.
BACA JUGA : Membeludak! Pengunjung Malioboro Dua Kali Lipat dari
Jika kondisi serupa dengan omzet yang hanya tercapai 20% terus terjadi setiap harinya, kata dia, bukan tidak mungkin para pengusaha akan gulung tikar. Hal itu akan berujung pada tutupnya pertokoan di Kawasan Malioboro. “Padahal ada sekitar 10.000 orang termasuk karyawan yang menggantungkan hidupnya di Malioboro,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.
BRI menggelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 dengan menawarkan lebih dari 5.000 aset di seluruh Indonesia pada 1 Oktober–30 November 2026.
John Herdman membawa ranking FIFA Indonesia dari posisi 122 ke 117. Bagaimana progres Garuda dibanding era Kluivert dan Shin Tae-yong?
BRI Peduli melatih 500 volunteer mengelola sampah jelang MotoGP Mandalika 2026 untuk mendukung kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.