Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pengunjung dan warga Malioboro menghentikan aktivitas untuk menyaksikan gaok di Pasar Beringharjo berbunyi, Senin (17/8/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah\n
Harianjogja.com, JOGJA-Malioboro kembali dibanjiri pengunjung pada akhir pekan libur panjang tahun baru islam 1442 hijriah, mulai Kamis sampai Minggu (20-23/8). Jumlah pengunnjung diperkirakan dua kali lipat dari pekan sebelumnya, yang juga momen libur panjang hari kemerdekaan RI.
Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Malioboro, Ekwanto, menjelaskan puncak keramaian terjadi pada Sabtu (22/8/2020) yakni sebanyak 5.149 pengunjung. “kamis ada 4.781 pengunjung, Jumat ada 3.772 pengunjung. Minggu masih dalam proses,” ujarnya, Minggu (23/8/2020).
Pada libur panjang akhir pekan sebelumnya, jumlah pengunjung terbanyak dalam sehari hanya sekitar 2.000 pengunjung. Waktu itu, petugas atau Jogoboro kewalahan menjaga pengunjung karena jumlahnya yang terbatas yakni hanya 36 personel yang dibantu Dinas Perhubungan dan Satpol PP masing-masing 24 petugas.
Kendati meningkat, pada akhir pekan ini kondisi Malioboro lebih kondusif karena Jogoboro dibantu oleh personil gabungan dari Dishub, Satpol PP, dan Linmas Kecamatan yang totalnya sejumlah 398 personil yang dibagi ke dalam dua sif. Personil gabungan ini disiagakan selama empat hari, Kamis hingga Minggu (20-23/8/2020).
Jogoboro, bertugas di pintu masuk setiap zona, Dishub memastikan jalur cepat lancer tidak ada kendaraan berhenti, sementara Satpol PP fokus pada penjagaan protokol Kesehatan dan mengurai kerumunan. “Lalu lintas padat tapi masih bergerak, banyak warga Jogja yang hanya lewat ditambah wisatawan luar kota juga,” ujarnya.
Dengan penjagaan lebih maksimal, peraturan Malioboro yang membatasi 500 pengunjung setiap zona serta pembagian jalur pedestrian timur untuk ke selatan dan pedestrian barat untuk ke utara bisa lebih maksimal diterapkan. “Sempat menghentikan pengunjung masuk juga karena kapasitas sudah penuh. Untuk jalur sudah lebih tertib meski masih ada satu-dua yang melanggar,” katanya.
Pada penerapan protokol Kesehatan khususnya pemakaian masker, petugas juga dibantu oleh Satpol PP DIY sebanyak 50 personil untuk mengedukasi pemakaian masker yang benar. Pemakaian masker yang diturunkan atau dilepas menjadi sasaran dalam operasi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.