HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan tetap mencari rumput di area Objek Wisata Bukit Klangon pasca erupsi Gunung Merapi yang ketiga kali, Sabtu (28/3/2020) pagi./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Warga yang termasuk kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil dan difabel akan dievakuasi mulai Sabtu (7/11/2020) ini. Evakuasi dilakukan secara terbatas, hanya di radius yang berada area 5 km dari puncak Gunung Merapi.
Bupati Sleman, Sri Purnomo menyatakan evakuasi warga dari kelompok rentan ini hanya di Dusun Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan. Mereka akan menempati pengungsian yang telah disiapkan mulai Sabtu ini. "Jadi yang divakuasi lebih dulu warga dari kelompok rentan. Kami prioritaskan dulu di Kalitengah Lor karena jaraknya yang paling dekat dengan [puncak] Merapi," kata Sri, Jumat (6/11/2020).
BACA JUGA : Merapi Siaga, 30 Dusun Ada di Daerah Bahaya, Ini Daftarnya
Di Kalitengah Lor, katanya, dari 536 jiwa tercatat sebanyak 181 warga yang masuk kelompok rentan. Selain lansia, terdapat juga balita, ibu hamil dan difabel. Selain Kalitengah Lor, dua dusun lainnya yang masuk radius 5 km ada di Kaliadem, Kepuharjo dan Pelemsari, Umbulharjo. Hanya saja, di Kaliadem kondisi saat ini sudah tidak dihuni.
"Di sana hanya ada 15 bangunan yang difungsikan untuk memelihara ternak. Kalau di Pelemsari hanya ada dua bangunan yang sudah kosong karena pemiliknya tinggal di Huntap," kata Sri.
Setelah proses evakuasi warga kelompok rentan selesai, lanjutnya, pihaknya baru akan mengevakuasi ternak milik warga. Di Kalitengah Lor tercatat sekitar 300 ternak milik warga yang akan dievakuasi. "Nanti akan ditempatkan di kandang darurat," kata Sri.
BACA JUGA : MERAPI SIAGA: Kelompok Rentan Akan Dievakuasi
Menurut Sri, evakuasi warga tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadi penularan penyakit Corona. Ia juga mengaku sudah mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Sleman terkait tanggap darurat Merapi. Pemkab juga sudah menyiapkan dana kebencanaan sekitar Rp30 miliar. "Ini untuk memenuhi kebutuhan selama masa tanggap darurat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Telkom membukukan pendapatan Rp113,5 triliun hingga September 2026, tumbuh 3,5% secara tahunan, didukung pertumbuhan bisnis data dan infrastruktur digital.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.