Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Seorang warga melintasi area persawahan di lereng Gunung Merapi, di Wukirsari, Cangkringan, Sabtu (31/10/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Bencana Geologi (BPPTKG) telah meningkatkan status aktivitas Gunung Merapi menjadi siaga pada Kamis (5/11/2020). Sebagai tindak lanjut, kelompok rentan di daerah berbahaya akan dievakuasi mulai Minggu (8/11/2020) besok.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana, menjelaskan kelompok rentan yang akan dievakuasi tersebut berada di Dusun Kalitengah Lor, sejumlah 150 orang. “Mulai hari minggu, secara bertahap,” ujarnya, Jumat (6/11/2020).
Total penduduk dusun tersebut sekitar 500 orang. Adapun penduduk yang masuk dalam kelompok rentan yakni lansia, anak-anak, ibu hamil dan difabel, yang jumlahnya sebanyak 150 orang. dua lokasi telah ditetapkan sebagai barak untuk evakuasi ini, yakni Glagaharjo dan Gayam.
BACA JUGA : Merapi Siaga, 30 Dusun Ada di Daerah Bahaya, Ini Daftarnya
Kedua lokasi ini dapat menampung sebanyak 300 pengungsi. Jumlah ini separo dari kapasitas normal, karena mempertimbangkan covid-19 sehingga protokol Kesehatan termasuk jaga jarak harus tetap diterapkan.
Di Glagaharjo juga disiapkan tempat untuk evakuasi hewan ternak dengan kapasitas 150 ekor, yang berlokasi di lapangan dekat Balai Desa. “kami jadikan tempat evakuasi ternak. Disiapkan keperluannya seperti terpal dan sebagainya,” ungkapnya.
Untuk relawan, saat ini yang dibutuhkan yakni untuk keperluan pengamatan, dukungan evakuasi baik untuk penduduk dan ternak, serta pengelolaan dapur umum. Dapur umum akan dikelola oleh relawan dari Taruna Siaga bencana (Tagana).
BACA JUGA : Status Naik ke Level Siaga, Ini Respons Warga Lereng Merapi
Untuk kelancaran proses evakuasi, pihaknya melarang penggunaan jalur evakuasi untuk keperluan angkutan tambang pasir. Aktivitas tambang pasir juga sudah dilarang di radius 7 Km dari puncak. “Tujuh kilo ke bawah tetap dengan kewaspadaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Iran dan Oman menyepakati rute pelayaran Selat Hormuz. Iran siap membuka kembali jalur itu jika AS memenuhi komitmen nota kesepahaman.
Danantara menyoroti rencana pengalihan dividen Rp120 triliun ke APBN dan meminta investasi jangka panjang tetap menjadi perhatian.
Peneliti UGM Eddy Kiswanto memetakan tiga kategori UMKM dan mendorong transformasi dari survival menjadi wealth creator.
Semangat berdikari di bidang pangan kembali digaungkan dari jantung Kota Jogja melalui Festival Mustika Rasa yang digelar pada 29–30 Agustus 2026 di Alun-Alun
Kemdiktisaintek menyiapkan RPL bagi mahasiswa kesehatan yang melewati batas studi untuk mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan.