Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sleman Meningkat, Bupati Apresiasi Nakes

Bupati Sleman Sri Purnomo. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
10 November 2020 06:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Hingga kini kasus-kasus baru Covid-19 di Sleman masih bermunculan. Meskipun begitu, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Sleman juga tinggi dan tingkat kematian masih dibawah rata-rata nasional.

Berdasarkan laporan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sleman, Senin (9/11/2020) terdapat 18 kasus baru Covid-19 sementara data pasien yang sembuh tercatat sebanyak 44 kasus. Sementara kasus kematian pasien Covid-19 tercatat dua kasus.

Secara total dari 4.269 kasus di DIY, total kasus Covid-19 di Sleman hanya 1.884 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien sembuh berjumlah 1.687 kasus di mana 1.405 kasus asimtomatik, 286 gejala ringan, 44 gejala sedang dan 131 gejala berat. Adapun pasien meninggal yang terkonfirmasi positif sebanyak 32 kasus.

Baca juga: Banguntapan Masih Zona Merah Covid-19, Ini Permintaan Camat

Terkait hal itu, Bupati Sleman Sri Purnomo memberikan apresisasi yang tinggi kepada para tenaga kesehatan khususnya di rumah sakit maupun puskesmas karena telah berjuang dengan maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi Covid 19. Dengan berbagai upaya yang dilakukan katanya, Sleman berhasil menaikkan angka kesembuhannya mencapai 86,38% dan tingkat kematian 1,6%.

"Ini artinya tingkat kesembuhan pasien Covid-19 terus meningkat dan berada di atas rata-rata nasional sementara tingkat kematiannya di bawah rata-rata nasional," ungkapnya, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Mau Jadi Sukarelawan Merapi? Wajib Jalani Rapid Test

Pemkab Sleman, kata Sri, terus melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus baru muncul. Pemkab juga melakukan inovasi dan peningkatan pelayanan di RSUD Sleman salah satunya dengan menghadirkan Laboratorium Terpadu Covid 19.

"Keberadaan laboratorium terpadu ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan penanganan Covid 19 sehingga akan lebih cepat mengetahui hasilnya. Kalau pagi diuji swab sore sudah ketahuan hasilnya," ungkapnya.