Anak Muda Bawa Cerita Rakyat Jogja ke Persoalan Kekinian
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memastikan konsultasi belajar antara siswa, orang tua siswa, dan sekolah tetap berlanjut, meski Bantul saat ini masuk dalam zona merah atau resiko tinggi penyebaran Covid-19.
Sekretaris Disdikpora Bantul, Riswidodo, mengatakan konsultasi belajar di sekolah yang dilaksanakannya masih dalam tahap ujicoba. Konsultasi belajar wajib dilaksanakan sekolah. Sementara, siswa dan orang tua siswa yang khawatir penularan Covid-19, kata dia, boleh tidak melaksanakannya atau tidak mendatangi sekolah.
“Tidak apa-apa itu hak mereka [orang tua san siswa], kami juga untuk mengurangi resiko, kalau nanti sampai terpapar [Covid-19] di sekolah yang disalahkan kan sekolah juga,” kata Riswidodo, saat ditemui di Pendopo Parasamya II, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bantul, Rabu (11/11/2020).
Mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol ini menyatakan protokol kesehatan dalam proses konsultasi belajar juga diperketat sebagai pencegahan penularan Covid-19. Misalnya kapasitas ruangan yang biasanya diisi 30 orang maka maksimal diisi 10 orang. sebelum masuk siswa dan guru juga harus mencuci tangan dan mengenakan masker.
“Tidak ada kerumunan di luar sekolah. Selesai [konsultasi belajar] diwajibkan langsung pulang,” ucap Riswidodo.
Riswidodo mengatakan selama proses konsultasi belajar juga ditunggui orang tua siswa dan proses konsultasi juga tidak lama, melainkan hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam. Konsultasi tersebut dilakukan karena ada keluhan siswa yang kurang memahami proses belajar dari rumah (BDR) atau belajar jarak jauh.
Konsultasi juga tidak semua pelajaran, melainkan khusus pelajaran penting seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Indonesia. Sementara pelajaran yang non esensial tidak dikonsultasikan.
Dia kembali menegaskan bahwa konsultasi belajar tidak sama dengan belajar tatap muka, “Itu konsultasi, bukan tatap muka pembelajaran. Artinya konsultasi itu paling tidak siswa dan orang tua harus memahami kisi-kisi yang harus dipahami anak sehingga ketika belajar ada guiden dari orang tua yang dipandu sekolah,” kata Riswidodo. “Jadi esensi konsultasi ada di situ,” sambung dia.
Riswidodo mengatakan sepanjang tidak ada evaluasi atau untuk menghentikan sementara proses konsultasi belajar, maka akan tetap berlanjut meski dalam kondisi zona merah Covid-19. Namun jika nanti ada evaluasi untuk menghentikan sementara dari ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, maka pihaknya akan mematuhinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
NASA menyoroti karhutla Papua yang meningkatkan polusi dan emisi karbon. BNPB mencatat 2.393 hektare lahan terbakar hingga 28 Oktober 2026.
DPRD Jogja meminta Pemkot memprioritaskan program masyarakat dalam anggaran 2027 menyusul penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
Ekonomi Kulon Progo tumbuh 5,4% pada triwulan II. Pemkab memperkuat sektor pertanian dan UMKM agar kesejahteraan warga meningkat.
Harga lahan industri Cikarang menembus Rp3,5 juta per meter persegi pada kuartal III/2026. Lonjakan dipicu minat investasi data center.
Singapura memanggil 10 perusahaan terkait karhutla di Indonesia dan menyiapkan amendemen UU Pencemaran Asap Lintas Batas untuk memperkuat penegakan hukum.