BLT Dana Desa Pasti Dilanjutkan Tahun Depan

Ilustrasi - Freepik
11 November 2020 15:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul memastikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa akan dilanjutkan di tahun depan. Meski masih menunggu Peraturan Kementerian Keuangan sebagai petunjuk pelaksanaan, kalurahan diminta mempersiakan program yang tertuang dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes) 2021.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DP3AKBPMD Gunungkidul, Subiyantoro, mengatakan BLT Dana Desa akan berakhir pada Desember mendatang. Namun demikian, sesuai dengan instruksi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No.13/2020, ada tiga sasaran untuk kegiatan 2021. Salah satunya menyangkut lanjutan penyaluran BLT Dana Desa. “Sedangkan dua program lainnya meliputi pengembangan BUMDes dan Sumber Daya Manusia,” katanya kepada Harianjogja.com, Rabu (11/11/2020).

BACA JUGA: Begini Rasanya Menonton Bioskop di Jogja di Tengah Pandemi

Meski sudah ada ketetapan akan diteruskan lagi, petunjuk teknis berupa Peraturan Menteri Keuangan belum keluar. Pamong kalurahan pun diminta untuk mempersiapkan program ini dengan memasukan kedalam rencana kegiatan di RAPBDes 2021. “Yang pentig dimasukan dulu ke program di tahun depan sehingga sudah alokasi khusus untuk pelaksanaan BLT Dana Desa,” katanya.

Subiyantoro mengatakan program BLT Dana Desa dilaksanakan sebagai stimulan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Awalnya, bantuan hanya berlangsung selama tiga bulan mulai dari April hingga Juni. Berhubung pandemi masih terus berlangsung, bantuan diperanjang hingga akhir tahun.

BACA JUGA: Covid-19: Pembatasan Sosial di Banguntapan & Sewon Akan Dikaji

Namun, kata dia, tidak semua kalurahan menyalurkan bantuan hingga Desember. Pasalnya, dari 144 kalurahan hanya ada 24 kalurahan yang menyalurkan sampai akhir tahun. “Rata-rata hanya menyalurkan sampai September. Ini bukan masalah karena penyaluran lanjutan juga sangat bergantung dengan keuangan yang dimiliki kalurahan. Sebab jika anggaran sudah habis, maka kalurahan diperbolehkan tidak menyalurkan lagi,” katanya.

Lurah Pacarejo, Kapanewon Semanu, Suhadi mengatakan sudah mendengar adanya rencana perpanjangan BLT Dana Desa di tahun depan. “Kabarnya akan diperpanjang, tapi belum ada pemberitahuan resminya,” katanya.

Pihaknya siap untuk memasukan program BLT Dana Desa menjadi salah satu prioritas kegiatan di 2021. “Akan kami masukan ke dalam RAPBDes 2021 sehingga nanti tinggal melaksanakan,” katanya.