KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September, Berangkat dari Palur Pukul 05.00 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Kustini Sri Purnomo bersama Danang Maharsa seusai acara debat pilkada, Kamis (12/11/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa siap merangkul semua stakeholder guna mewujudkan pembangunan di Sleman yang tepat sasaran, maju dan sejahtera. Hal itu ia sampaikan saat debat Pilkada 2020 putaran ketiga, Kamis (13/11/2020).
Dalam debat bertema keterlibatan stakeholder dalam pembangunan daerah, Kustini dan Danang Maharsa tampil percaya diri, kompak dan tidak saling mendominasi.
Dalam debat eksploratif di segmen keempat, Kustini menyatakan pembangunan yang baik adalah dengan melibatkan lima komponen unsur atau pentahelix, dan semuanya harus bersinergi, baik secara visi dan program yang dijalankan agar tidak saling tumpang tindih.
"Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, masyarakat dan komunitas serta media harus saling dirangkul untuk berperan sesuai bidang masing-masing," ucap Kustini, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (13/11/2020).
Keterlibatan setiap unsur dalam pentahelix tersebut dimulai dari tahap paling awal yakni perencanaan, kemudian dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan hingga tahapan evaluasi. "Tentu kami tanya apakah pembangunan tersebut pro terhadap organisasi atau masing-masing unsur tersebut. Kami tidak membeda-bedakan. Kami libatkan dan kami minta masukan serta evaluasi dengan tujuan arah pembangunan yang lebih baik," ujar Kustini.
Salah satu upaya yang berhasil dalam konteks keterlibatan semua pemangku kepentingan di Sleman yang paling hangat adalah persiapan mitigasi bencana Gunung Merapi. Semua leading sector telah bergerak sedari dini guna meminimalkan timbulnya korban jiwa dari masyarakat. "Ke depan kami akan libatkan peran perguruan tinggi salah satunya untuk memunculkan riset terhadap mitigasi bencana," kata Kustini.
Dalam pendalaman visi-misi, Danang Maharsa menyampaikan gagasannya dalam mewujudkan harmoni di Sleman. Hal ini menjadi penting mengingat banyaknya jumlah mahasiswa yang datang, sehingga semakin beragam etnis kelompok yang mewarnai Sleman.
"Kami bersama perguruan tinggi akan bersama-sama menanamkan tagline Jogja Damai dan Aman. Dari situ akan muncul rasa saling menghargai dan mengembalikan tujuan awal mahasiswa luar daerah ke Jogja terutama di Sleman untuk menuntut ilmu," kata Danang.
Danang juga menekankan Pemkab tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan stakeholders. Masukan dan kritikan harus menjadi suntikan semangat dalam upaya pembangunan daerah. "Memulihkan perekonomian, menghidupkan pariwisata, membangkitkan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan swasembada pangan, dimulai dengan memilih kami," kata Danang Maharsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
BYD Atto 2 2027 mendapat varian dengan jarak tempuh 501 km dan motor 70 kW. Denza Z9S mengklaim daya jelajah hingga 1.100 km CLTC.
Satgas ODC mengejar KKB pelaku penembakan empat warga sipil di dua lokasi Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Pencarian perjalanan 7–13 hari sebelum keberangkatan naik 25%. Simak pilihan wisata spontan di Antalya, pesisir Aegea, hingga Bodrum, Turki.
Pemkab Sleman menyalurkan hibah Rp166,5 juta kepada 32 LKS pada 11 Juni 2026. Dana diberikan melalui rekening masing-masing lembaga.
Mendag Budi Santoso meninjau harga bahan pokok di Pasar Potrojayan Sleman dan menekankan pentingnya menjaga harga wajar bagi produsen dan konsumen.