Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Anggota DPR RI, Gandung Pardiman, saat peletakan batu pertama pembangunan talut penyangga jalan penghubung padukuhan Trukan - Gondosuli, di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Senin (16/11/2020). Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, BANTUL--Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki desa. Karena itu sarana dan prasarana pendukung desa termasuk akses transportasi desa perlu dilengkapi.
Salah satunya adalah pembangunan talut sebagai penyangga jalan desa. “Dengan adanya pembangunan talut penyangga tanah, nantinya dapat memperkokoh jalan, sehingga pertumbuhan segala sektor yang ada di desa dapat berkembang lebih cepat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Gandung Pardiman, saat peletakan batu pertama pembangunan talut penyangga jalan penghubung padukuhan Trukan - Gondosuli, di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Senin (16/11/2020).
BACA JUGA : Anggota DPR RI, Gandung Pardiman, Bantu Pengembangan
Gandung mengatakan Sriharjo sebenarnya bisa menjadi desa unggulan di Bantul karena memiliki bentang keindahan alam yang bagus. Terlebih, desa di Kecamatan Imogiri itu memiliki sentra kuliner khas, misalnya di Pelemadu ada komunitas perajin peyek kacang. Kemudian ada kolam-kolam ikan dan ada juga sentra pembuatan kerupuk tradisional.
“Semua itu adalah potensi yang dimiliki di Desa Sriharjo dan perlu ditingkatkan, melalui memodernisasi peralatan, sehingga bisa menjadi daya tarik wisata,” ucap Gandung.
Namun demikian, yang paling penting juga aset sumber daya manusianya atau SDM. Butuh SDM yang kompak dan mau memajukan desanya. Dengan majunya desa-desa di Bantul dapat menopang pertumbuhan ekonomi sehingga Bantul yang akan menjadi pintu gerbang DIY sesuai rencana jangka menengah daerah DIY bisa tercapai.
Kepala Dusun Gondosuli, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Muryadi mengatakan pembangunan talut penyangga jalan penghubung dusun Gondosuli dan Trukan sangat penting. Sebab, fungsinya dapat memperkokoh jalan agar lebih lebar dan kuat dan tidak terkikis oleh aliran air irigasi pertanian.
BACA JUGA : Gandung Pardiman Ajak Warga Lawan Hoaks Covid-19
Selain itu akses masyarakat juga lebih nyaman. Menurut dia, jalan Gondosuli - Trukan bukan hanya menjadi akses penghubung dua dusun, melainkan menjadi akses masyarakat dalam bidang pertanian, pendidikan, dan juga perdagangan. “Selama ini jalan itu banyak digunakan untuk ke sawah, ke sekolah, ke Pasar Pundong dan Pasar Siluk,” kata Muryadi.
Acara peresmian pembangunan talut yang dibiayai dari dana reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD dari Fraksi Golkar, di antaranya Paidi, Teguh Santoso, dan Suryono. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Sriharjo, Titik Istiawatun Khasanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Tim voli Indonesia di Asian Games 2026: putra di Pool B bersama Iran, putri di Pool A dengan Jepang. Simak pembagian grup lengkapnya.
Biaya naturalisasi menjadi WNI resmi naik dari Rp50 juta menjadi Rp75 juta mulai 1 Agustus 2026. Simak rincian tarif baru dan delapan syarat menjadi warga negar
Pesan tilang ETLE palsu di WhatsApp makin marak. Kenali ciri surat tilang resmi agar terhindar dari pencurian data dan penipuan digital.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.890 per dolar AS pada Kamis. Tekanan berkurang dibanding pembukaan di tengah sentimen BI dan konflik AS-Iran.