Gandung Pardiman: Desa Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Anggota DPR RI, Gandung Pardiman, saat peletakan batu pertama pembangunan talut penyangga jalan penghubung padukuhan Trukan - Gondosuli, di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Senin (16/11 - 2020). Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
17 November 2020 10:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki desa.  Karena itu sarana dan prasarana pendukung desa termasuk akses transportasi desa perlu dilengkapi.

Salah satunya adalah pembangunan talut sebagai penyangga jalan desa. “Dengan adanya pembangunan talut penyangga tanah, nantinya dapat memperkokoh jalan, sehingga pertumbuhan segala sektor yang ada di desa dapat berkembang lebih cepat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Gandung Pardiman, saat peletakan batu pertama pembangunan talut penyangga jalan penghubung padukuhan Trukan - Gondosuli, di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Senin (16/11/2020).

BACA JUGA : Anggota DPR RI, Gandung Pardiman, Bantu Pengembangan

Gandung mengatakan Sriharjo sebenarnya bisa menjadi desa unggulan di Bantul karena memiliki bentang keindahan alam yang bagus. Terlebih, desa di Kecamatan Imogiri itu memiliki sentra kuliner khas, misalnya di Pelemadu ada komunitas perajin peyek kacang. Kemudian ada kolam-kolam ikan dan ada juga sentra pembuatan kerupuk tradisional.

“Semua itu adalah potensi yang dimiliki di Desa Sriharjo dan perlu ditingkatkan, melalui memodernisasi peralatan, sehingga bisa menjadi daya tarik wisata,” ucap Gandung.

Namun demikian, yang paling penting juga aset sumber daya manusianya atau SDM. Butuh SDM yang kompak dan mau memajukan desanya. Dengan majunya desa-desa di Bantul dapat menopang pertumbuhan ekonomi sehingga Bantul yang akan menjadi pintu gerbang DIY sesuai rencana jangka menengah daerah DIY bisa tercapai.

Kepala Dusun Gondosuli, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Muryadi mengatakan pembangunan talut penyangga jalan penghubung dusun Gondosuli dan Trukan sangat penting. Sebab, fungsinya dapat memperkokoh jalan agar lebih lebar dan kuat dan tidak terkikis oleh aliran air irigasi pertanian.

BACA JUGA : Gandung Pardiman Ajak Warga Lawan Hoaks Covid-19

Selain itu akses masyarakat juga lebih nyaman. Menurut dia, jalan Gondosuli - Trukan bukan hanya menjadi akses penghubung dua dusun, melainkan menjadi akses masyarakat dalam bidang pertanian, pendidikan, dan juga perdagangan. “Selama ini jalan itu banyak digunakan untuk ke sawah, ke sekolah, ke Pasar Pundong dan Pasar Siluk,” kata Muryadi.

Acara peresmian pembangunan talut yang dibiayai dari dana reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD dari Fraksi Golkar, di antaranya Paidi, Teguh Santoso, dan Suryono. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Sriharjo, Titik Istiawatun Khasanah.