WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan sampai hari ini Pemda DIY belum merencanakan sekolah tatap muka. “Tapi kalau ada pernyataan Menteri seperti itu [sekolah tatap muka], tentu kami dari Gugus Tugas akan evaluasi dulu, berembug, mencari solusi,” ujarnya, Jumat (20/11/2020).
Pemda DIY kata dia, tidak bisa gegabah memasukkan kembali anak-anak untuk sekolah tatap muka tanpa mempertimbangkan protokol Kesehatan dan manajemen pembelajaran agar tidak timbul klaster baru.
Menurutnya saat ini masih ada waktu dua bulan sebelum masuk semester baru pada pertengahan Januari mendatang. selama dua bulan ini, pihaknya akan lakukan survey dan kajian agar tidak salah mengambil keputusan.
Sekalipun nanti memungkinkan untuk tatap muka, menurutnya tetap belum bisa berjalan secara penuh dan sistem daring masih berlaku. “Kalau tatap muka pun saya kira masih sangat terbatas, siswa tidak bisa masuk semua dan seterusnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Pedro Acosta buka peluang satu tim dengan Marc Marquez di Ducati Lenovo dalam bursa transfer MotoGP 2027.
Lansia 71 tahun tewas tertabrak pikap di Sentolo Kulonprogo saat berbelok di simpang Tugu Pensil.
Jonatan Christie tersingkir di Malaysia Masters 2026 usai kalah tiga gim dari Hu Zhe An, fokus beralih ke Singapura Open.
Tagihan listrik rumah naik? AC, kulkas, mesin cuci hingga kebiasaan kecil bisa jadi penyebab utama boros energi di rumah.
Luciano Spalletti dikabarkan siap mundur dari Juventus jika gagal membawa klub lolos ke Liga Champions musim depan.