Begini Update Perkembangan Gejolak Merapi Hari Ini

Foto ilustrasi Gunung Merapi. - Antara
23 November 2020 17:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kegempaan masih terus terjadi di Gunung Merapi. Dalam periode pengamatan pada Minggu (22/11/2020), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadi sejumlah aktivitas kegempaan.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menuturkan pada hari itu terjadi 50 kali gempa guguran, 342 kali gempa multiphase, 41 kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa tektonik dan 81 kali gempa embusan. “Teramati guguran sebanyak satu kali dengan jarak luncur 1.000 meter ke hulu kali Lamatpukul 06.48 WIB dari pos Babadan,” katanya, Senin (23/11/2020).

BACA JUGA: Proses Swab Covid-19 Ini Hanya 15 Menit, Cek Harganya

Sementara pada periode pengamatan Senin (23/11/2020) pukul 00.00-12.00 WIB, tercatat telah terjadi 10 kali gempa guguran, 23 kali gempa embusan, 82 kali gempa multiphase, dan lima kali gempa vulkanik dangkal. “Terdengar suara guguran dua kali dengan kategori sedang, pukul 11.00 dan 11.59 WIB,” ungkapnya.

Dengan aktivitas tersebut, status Gunung Merapi saat ini masih Siaga, sama sejak 5 November lalu. Aktivitas tambang dan wisata masih dilarang di kawasan rawan bencana (KRB) III. Jika terjadi perubahan aktivitas signifikan, status akan ditinjau kembali.