Hajatan di Gunungkidul Kurang Indahkan Protokol Kesehatan

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
23 November 2020 16:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Gunungkidul Agus Priyanto mengingatkan warga yang menyelenggarakan hajatan untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Warga harus mematuhi aturan yang tertuang dalam Peraturan Bupati No.68/2020 untuk menghindari adanya potensi penyebaran virus Corona.

“Saya lihat langsung. Dari Semanu hingga Girisubo ada delapan titik hajatan yang kurang mengindahkan protokol kesehatan,” kata Agus kepada wartawan, Senin (23/11/2020).

BACA JUGA: Jangan Buang Sisa Nasi, Bisa Jadi Bahan Pembuat Hand Sanitizer

Menurut dia, kondisi ini sangat berbahaya. Agus melihat masih ada warga yang berkerumum, tidak cuci tangan, dan malah saling berjabat tangan pada saat acara berlangsung.

“Kami berharap warga bisa mematuhi aturan yang tertuang dalam Perbup No.68/2020. Dalam penyelenggaraan hajatan, harus mematuhi protokol seperti tidak bersalaman, jaga jarak hingga cuci tangan menggunakan sabun atau memakai hand sanitizer,” katanya.

Agus berjanji akan menyurati panewu dan lurah untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat, seperti hajatan maupun rasulan. “Kami akan ingatkan kembali tentang pentingnya protokol kesehatan di setiap kegiatan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Proses Swab Covid-19 Ini Hanya 15 Menit, Cek Harganya

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan, Corona harus diwaspadai karena hingga sekarang masih ada warga yang tertular virus ini. Sebagai contoh, Senin ini ada tambahan kasus positif baru sebanyak 14 sehingga total sudah ada 425 kasus Covid-19 di Gunungkidul. Sebanyak 345 pasien dinyatakan sembuh, 15 orang meninggal dunia. Sementara, 65 pasien masih menjalani perawatan. “Selain ada tambahan 14 pasien positif baru, hari ini ada empat pasien yang dinyatakan sembuh,” kata Dewi.

Ia berharap masyarakat tidak bosan dan terus disiplin menjalankan protokol kesehatan karena ini ini merupakan cara yang terbaik guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Kami akan terus menyosialiasikan ke masyarakat. Jangan lupa pakai masker, jaga jarak hingga sering cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir,” katanya.