Pamong Terinfeksi Covid-19, Kantor Kalurahan Demangrejo Kulonprogo Ditutup Sementara

Carik Demangrejo, Rubiyono (kanan) saat menempelkan pengumuman penutupan kantor Kalurahan Demangrejo, Sentolo, Selasa (24/11/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
24 November 2020 15:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Kantor Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulonprogo ditutup untuk sementara waktu karena salah satu pamong yang terinfeksi Covid-19. Penutupan itu berlangsung selama lima hari dari Senin sampai dengan Jumat (23-27/11/2020).

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, kantor ini kami tutup sementara. Untuk pelayanan kepada masyarakat yang sifatnya darurat kami alihkan lewat layanan online, kami juga siagakan petugas piket di kantor, dan insyallah kalau kondisi sudah membaik, Senin depan [30/11/2020] kantor ini akan kembali buka," kata Carik Demangrejo, Rubiyono kepada awak media, Selasa (24/11/2020).

BACA JUGA: Misteri Macan Tutul Merapi: Sering Dilihat Orang, Penampakannya Tak Pernah Tertangkap Kamera

Rubiyono mengatakan penutupan ini sebagai tindak lanjut atas adanya salah satu pamong yang terinfeksi Covid-19. Pamong yang menjabat sebagai jogoboyo itu diduga terpapar virus dari pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo.

Pada 7 November lalu Disdukcapil sempat menyelenggarakan layanan jemput bola di Kalurahan Demangrejo. Belakangan, pegawai Disdukcapil yang ikut dalam kegiatan jemput bola itu diketahui positif Covid-19. Gugus tugas kemudian melakukan tracing dan mendapati jogoboyo Kalurahan Demangrejo termasuk dalam kontak erat. Setelah swab test, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Rubiyono mengatakan 22 pegawai di lingkungan kantor Kalurahan Demangrejo telah menjalani swab test. Mereka terdiri dari karyawan, perangkat desa, pegawai BUMDes, dan petugas Bhabinkamtibmas. "Semua orang yang kerja ada di Kantor ini sudah di-swab test di Puskesmas II Sentolo, sekarang kami masih menunggu hasilnya," ucapnya.

BACA JUGA: Bukan Macan Tutul, Ternyata Jejak Hewan Ini yang Tertinggal di Jalur Evakuasi Merapi

Kepala Puskesmas II Sentolo, Wira Utami, mengatakan puskesmas melakukan swab test kepada para perangkat kalurahan Demangrejo. "Iya tadi pagi kami melakukan swab test kepada pamong dan keluarganya, totlanya ada 34 orang," jelas Wira. Wira menyebut hasil tes keluar sekitar tiga sampai lima hari ke depan. "Kemungkinan tiga sampai lima hari lagi," ujar dia.

Selain Kantor Kalurahan Demangrejo, sebelumnya dua kantor pemerintahan di Kulonprogo juga ditutup untuk sementara waktu lantaran ada pegawai yang terinfeksi Covid-19. Dua kantor itu adalah Kantor Kapanewon Pengasih dan Kantor Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan penutupan itu berlaku selama dua hari mulai Senin-Selasa (23-24/11/2020). Penutupan ini sebagai tindak karena masing-masing satu orang pegawai di dua kantor tersebut, yang terkonfirmasi positif Covid-19.  

Baning mengatakan dua pegawai yang terkonfirmasi positif itu berasal dari sumber penularan berbeda. Pegawai Kapanewon Pengasih merupakan kontak erat dari klaster Disdukcapil Kulonprogo. Pegawai di lingkungan kantor Kalurahan Jatisarono berasal dari penularan keluarga.