Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi. /REUTERS-Susana Vera
Harianjogja.com, JOGJA- Merespons semakin banyaknya kasus aktif Covid-19, Pemda DIY menyiapkan bed dan tenaga kesehatan tambahan. Penambahan bed difokuskan pada tiga rumah sakit besar, yakni RSUP Sardjito, RSPAU Hardjolukito dan RSA UGM. Sementara penambahan nakes dimintakan dari Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun, menjelaskan kebutuhan tambahan nakes di DIY saat ini sebanyak 150-200 nakes, yang terdiri dari dokter, perawat, petugas laboratorium dan radiographer. “Kami ajukan sesuai kebutuhan, nanti dapatnya berapa belum tahu,” ujarnya, Selasa (24/11/2020).
Baca juga: Guru & Murid di Sekolah Gunungkidul Terinfeksi Covid-19
Sementara untuk penambahan bed disesuaikan dengan kemampuan masing-masing rumah sakit. Jumlah bed tambahan kata dia, tidak sama dengan nakes karena dalam kondisi gejala berat, satu pasien bisa ditangani oleh beberapa nakes.
Kabid Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan DIY, Yuli Kusuma Astuti, menuturkan untuk penanganan pasien ICU, semakin banyak dibutuhkan perawat dibanding instalasi biasa. “Termasuk juga kualifikasinya untuk merawat ICU membutuhkan pelatihan yang banyak,” ungkapnya.
Direktur RSUP Sardjito, Rukmono Siswishanto, mengatakan dari 27 rumah sakit rujuakn di DIY, penambahan bed difokuskan di RSUP Sardjito, RSPAU Hardjolukito dan RSA UGM. Ia melihat kebutuhan bed saat ini bukan bed biasa melainkan dengna kemampuan ICU. “Itu yang sulit, kalau untuk menampung yang level sedang lebih mudah,” katanya.
Baca juga: Dinkes Beberkan Ketersediaan Ruang ICU Pasien Covid-19 di Sleman
Bantuan nakes akan didistribusikan ke rumah sakit yang meningkat pasiennya. Karena akan bertugas selama sekitar dua sampai tiga bulan, pemda DIY akan membantu memfasilitasi tempat tinggal bagi para nakes tambahan ini. Adapun kaspasitas bed di rumah sakit rujukan saat ini telah terpakai 80%.
Menurutnya, meningkatnya kasus di berbagai daerah berkaitan dengan aktivitas masyarakat selama libur panjang. Untuk itu, beberapa waktu kedepan masih harus diwaspadai libur akhir tahun dan tahun ajaran baru yang hingga saat ini belum ditentukan sistem pembelajarannya.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan pihaknya akan memfasilitasi temapt tinggal bagi para nakes di Hotel Mutiara, yang saat ini telah menjadi milik Pemda DIY. “Kamar masih ada, daripada bayar di tempat lain. Khusus untu dokter dan perawat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.