Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo Siap Tutup Objek Wisata yang Tak Patuh Prokes

Suasana sepi damai hari di Puncak Ngepoh yang belum banyak dikunjungi wisatawan, Jumat (4/5/2018). - Harian Jogja/Beny Prasetya
25 November 2020 08:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo bakal menutup obyek wisata di Bumi Menoreh yang tidak bisa menerapkan protokol kesehatan pada libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 mendatang. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dari sektor pariwisata.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan, pada Senin (23/11/2020) gugus tugas telah menggelar rapat koordinasi (rakor) virtual yang membahas tentang antisipasi lonjakan kasus Covid-19 selama libur panjang mendatang.

Baca juga: Bantul Tidak Ingin Gegabah Buka Pembelajaran Tatap Muka

Rakor yang diikuti seluruh pemerintah kapanewon, OPD terkait serta unsur dari TNI dan Polri, ini menghasilkan sejumlah poin salah satunya soal pengetatan pengawasan protokol kesehatan di tempat wisata. Jika ditemukan ada destinasi yang tidak bisa menerapkan prokes, maka bakal dilakukan penutupan.

"Dalam menghadapi libur panjang mendatang, kami akan fokus melakukan pengawasan di tempat-tempat wisata. Kami ingin pastikan semua objek wisata siap dengan protokol kesehatannya. Jika tidak akan kami tutup sementara," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Kulonprogo Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Fajar menjelaskan penutupan tempat wisata yang tidak patuh protokol kesehatan diperlukan untuk meminimalisir terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Ini juga mengingat ada potensi destinasi wisata di Kulonprogo pada momen libur panjang mendatang akan banyak dikunjungi wisatawan. Jika tidak dilakukan antisipasi sejak dini, pihaknya khawatir, muncul penularan virus di tempat pariwisata.

Selain memperketat pengawasan prokes di tempat wisata, gugus tugas juga akan memantau pergerakan warga Kulonprogo yang berpergian selama musim liburan. Menggandeng tokoh-tokoh masyarakat, warga khususnya yang akan pergi liburan bakal diedukasi agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Kami akan edukasi masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat agar kalau memang berpergian tolong tetap menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.