Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Disdikpora Bantul Siapkan Skenario

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
26 November 2020 14:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memastikan telah siap, jika pembelajaran tatap muka jadi dihelat awal Januari mendatang. Kendati demikian, dinas masih berhati-hati terkait dengan rencana tersebut.

“Kami sangat siap. Utamanya untuk SD dan SMP,” kata Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko, Kamis (26/11/2020).

Salah satu bentuk kesiapan yang ada, lanjut Isdarmoko ini diperlihatkan dengan kebijakan awal yang dilakukan oleh pihaknya dengan menggelar layanan konsultasi pelajaran untuk siswa SD dan SMP.

Di mana, dengan layanan ini siswa datang ke sekolah menemui guru tertentu, yang sudah terjadwal dan dibentuk dalam kelompok- kelolmpok kecil serta dengan mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Kunjungi Pengungsi Merapi di Glagaharjo, DPR RI Minta Protokol Kesehatan Ditegakkan

“Dan pelaksanaannya juga terus kami pantau. Selain itu, kami juga siapkan satgas Covid-19 di setiap sekolah. Kami targetkan Desember, satgas ini sudah siap. Disamping itu akan ada standar operasional pelaksanaan dan pengawasannya,” lanjut Isdarmoko.

Lebih lanjut Isdarmoko menyatakan, skenario telah dipersiapkan pihaknya terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka jadi dihelar awal Januari mendatang.

Salah satunya adalah dengan meneruskan langkah pengetatan protokol kesehatan saat pelaksanaan layanan konsultasi pembelajaran.

“Termasuk untuk pengendalian siswa. Nanti jika kegiatan belajar mengajar sudah berjalan, sekolah harus siap mengendalikan siswanya. Nantinya tidak ada istirahat, kantin tidak buka, siswa akan langsung pulang setelah kegiatan belajar mengajar. Ini beberapa yang sedang kami kondisikan,” ucap Isdarmoko.

Sementara Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul Budi Wibowo mengungkapkan, masih mempertimbangkan grafik perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya sebelum memutuskan akan menggelar pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Warga Merapi Diminta Melapor Bila Melihat Satwa Turun Gunung

Menurut dia, jika tren kasus konfirmasi terinfeksi Covid-19 harian di Bantul hingga akhir tahun menunjukkan penurunan dan dibarengi dengan angka kesembuhan, maka memungkinkan diterapkan pembelajaran tatap muka di sekolah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kalau akhir Desember grafik naik kami tidak akan berani mengambil risiko," kata Budi.