Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Fasilitas kesehatan kembali menyumbang jumlah kasus Covid – 19 di Yogyakarta. Kali ini, 22 tenaga kesehatan [nakes], 7 dokter dan 9 mahasiswa koas dari RSUD Wirosaban dikabarkan positif Covid-19.
Ketua Harian Gugus Tugas Covid – 19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menuturkan angka itu diperoleh berdasarkan hasil tes usap terhadap 228 nakes yang bertugas menangani pasien Covid – 19. “Pemeriksaan dilakukan minggu lalu dan hasilnya keluar dua hari yang lalu,” ujar Heroe, Minggu, (29/11/2020).
Kendati demikian, dikatakan Heroe kasus positif tersebut berasal dari area pelayanan khusus Covid-19. Sehingga, penambahan kasus baru itu sama sekali tidak mengganggu operasional rumah sakit. Semua poliklinik dan pelayanan RSUD Wirosaban tetap berjalan seperti biasa. Di tambah lagi, masih ada dokter maupun nakes lain yang tersedia dan siap melayani masyarakat.
Demi menekan penularan, nakes yang positif Covid - 19 disebutkan Heroe telah melakukan isolasi mandiri. Sebagian menempati selter RS Jogja. Sementara sisanya isolasi mandiri di rumah.
Sementara itu, saat ditanya kapasitas ruang isolasi, Heroe menyebut masih aman. “Shelter nakes di RS Jogja maupun di Tegalrejo masih sangat cukup,” katanya.
Heroe menambahkan, Gugus Tugas Covid – 19 Kota Yogyakarta masih melakukan analisis terhadap asal muasal penyebaran. Pihaknya akan terus melakukan penelusuran terhadap kemungkinan adanya kontak erat dengan nakes lainnya.
Dihubungi terpisah, Direktur Utama RSUD Wirosaban, Ariyudi Yunita membenarkan bahwa terdapat nakes yang dinyatakan positif Covid – 19. Terkait kondisi mereka, ia mengklaim bahwa semuanya tergolong pasien tanpa gejala.
Sedikit berbeda dengan Heroe, Yunita mengungkapkan bahwa ruang isolasi RSUD Wirosaban yang berkapasitas 16 orang itu per Minggu, (29/11/2020) sudah penuh.
“Hari ini kami full dari sementara 16 kamar sudah full,” begitu ujarnya kepada Harian Jogja.
Kendati demikian, pelayanan RSUD Wirosaban tetap terjaga dan berjalan normal. Ia meminta kepada masyarakat tidak perlu takut datang untuk berobat. “RSUD Wirosaban tetap jalan pelayanan dengan protokol kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi guna memastikan pelayanan rumah sakit tetap berlangsung baik. Utamanya terkait mobilitas rumah sakit terkini serta nakes yang punya risiko penularan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.