Jelang Pilkada, 2 Petugas KPPS di Sleman Positif Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
30 November 2020 20:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pasca dilakukan swab test PCR kepada dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sleman, diketahui sebanyak dua orang positif Covid-19. KPU Kabupaten Sleman langsung mengganti posisi dua petugas KPPS yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi mengatakan Swab test PCR dilakukan kepada petugas KPPS yang diketahui reaktif saat dilakukan rapid test.

"Pasca dilakukan swab test PCR diketahui ada dua KPPS yang positif. KPU Kabupaten Sleman Kemudian mengganti KPPS yang dinyatakan positif. Kami lakukan pergantian kepada dua orang petugas KPPS yang positif karena yang bersangkutan harus menjalani isolasi," ujar Trapsi saat dikonfirmasi pada Senin (30/11/2020).

Lebih lanjut, dua petugas KPPS Sleman yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut berasal dari kecamatan Prambanan. "Berdasarkan laporan yang masuk ke kami, ada dua petugas KPPS yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka berasal dari kecamatan Prambanan," terangnya.

KPU Kabupaten Sleman memang mewajibkan setiap petugas KPPS maupun petugas ketertiban untuk menjalani rapid test. Rapid test dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, rapid test dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan petugas KPPS.

"Hasilnya ada beberapa yang reaktif dan kemudian dilanjutkan swab test PCR. Bagi yang kedapatan reaktif Covid-19, kami minta agar mengikuti kegiatan bimtek dan lain sebagainya sembari menunggu hasil swab yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman," terang Trapsi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman melakukan upaya rapid test kepada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban yang totalnya mencapai 19.125 orang. Pelaksanaan rapid test mengambil tempat di kantor kelurahan maupun di Puskesmas.