Kasus Covid-19 Terus Bertambah, OPD DIY Harus Perketat Penjagaan

Ilustrasi. - Freepik
02 Desember 2020 01:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Kasus Covid-19 di DIY mengalami penambahan. Terakhir, delapan ASN Pemda DIY terkonfirmasi positif Covid–19.

Rinciannya, lima dari delapan ASN tersebut sehari-harinya bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY dan tiga ASN lainnya bertugas di Dinas Kebudayaan DIY.

Menanggapi tingginya penambahan kasus positif di lingkup Pemda DIY, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (1/12/2020) siang mengatakan bahwa telah digelar video konferensi pada Selasa (1/12/2020) pagi dengan OPD DIY untuk memperketat penjagaan di wilayah OPD.

Baca juga: Klaster Perkantoran Bermunculan, Pemda DIY Tetap Tak Mau Terapkan WFH

“Sarana prasana dan SOP harus diperbaiki. Dan sejatinya di Pergub No.33 sudah diatur, jika ada yang terkonfirmasi positif, sejatinya kantor tersebut segera melakukan WFH [work from home],” jelas Aji dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (1/12/2020).

Aji menambahkan bahwa penularan yang terjadi di lingkungan Pemda DIY sendiri tidak selalu disebabkan oleh adanya interaksi dengan tamu atau rekan kerja. “Namun bisa juga transmisi terjadi di lingkungan keluarga yang bersangkutan. Orang di rumah kan tidak pakai masker, duduk berhimpitan. Namun sejauh ini, kebijakan WFH hanya berlaku pada instansi dimana terdapat karyawan yang terpapar Covid-19,” ujar Aji.

Baca juga: Corona di Kulonprogo Bertambah 25 Kasus Baru Hari Ini

Aji menambahkan bahwa Dinas Kesehatan DIY telah melakukan koordinasi dengan pusat untuk menambah tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. “Untuk penambahan tenaga kesehatan, saat  ini masih proses. Di samping itu, terkait ketersediaan tempat tidur, yang masih bisa dimaksimalkan adalah tempat tidur di RS Hardjolukito, RS Akademik UGM, dan RS Sardjito,” tutup Aji. (*)