Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah wisatawan yang berada di Tamansari, Kecamatan Kraton, Jogja, Jumat (30/10/2020). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA--Setelah sempat banyak wisatawan membatalkan resrvasi pada pertengahan November lalu akibat isu zona merah dan erupsi Gunung Merapi, pada awal Desember ini tingkat reservasi hotel di DIY kembali meningkat untuk libur akhir tahun.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Deddy Pranowo, menjelaskan tingkat reservasi saat ini sebesar 52%, meningkat sebanyak 22% dari pertengahan hingga akhir November lalu sebesar 30%. Reservasi ditujukan pada libur akhir tahun, yakni sekitar 20 Desember hingga 2 Januari 2021.
“Kami berharap ada lagi peningkatan, kami targetkan 90 persen dari 70 persen kamar yang dioperasikan. Protokol Kesehatan jadi perhatian, disiplin, ketat dan jujur. Kita lakukan verifikasi dan sertifikasi CHSE [leanliness, Health, Safety & Environment Sustainability] kementerian pariwisata,” ujarnya, Kamis (3/12/2020).
Dari 274 hotel dan restoran yang saat ini buka, 175 diantaranya sudah terverifikasi. adapun kekurangannya masih berjalan untuk verifikasi lapangan. Sementara untuk sertivikasi CHSE hanya kurang lima hotel yang belum.
Berdasarkan pembagian sektor tengah, barat, timur, selatan dan utara, sektor tengah memiliki reservasi paling banyak, yakni mencapai 70%. Jumlah ini lebih tinggi dari sektor lainnya. Adapun pemotongan libur akhir tahun pada 28-30 Desember, sampai saat ini di DIY tidak berpengaruh.
“Sri Sultan HB X selaku Gubernur sudah sampaikan silakan datang ke Jogja tapi taati protokol kesehatan. Kami sudah bentuk pranatan anyar plesiran jogja. Bukan hanya wisatawan, tapi juga pelaku wisata. Masyarakat pun harus bantu taati protokol Kesehatan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, mengatakan pada libur akhir tahun ke depan, target pendapatan tidak menjadi prioritas utama. Menurutnya, yang perlu diprioritaskan yakni Kesehatan dan ekonomi harus mampu berjalan berdampingan.
“Untuk libur akhir tahun perlu peningkatan kewaspadaan baik pengelola maupun wisatawan. Kalau pengelola tingkatkan checking sarana-prasarana, wastafelnya apa masih nyala, SDM bagaimaana melayani tamu dengan protokol kesehatan yang sudah disimulasikan, perlu dibrifing lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Jumat, 30 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan dan tarif ke Obelix Sea View serta Pantai Drini.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk 5 rute dengan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.