KPU Sleman Bagikan APD ke TPS pada 8 Desember 2020

Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi saat diwawancarai di kantor KPU Kabupaten Sleman, Tridadi, Sleman, Kamis (3/12)/2020 - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
04 Desember 2020 07:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman bakal mendistribusikan alat pelindung diri (APD) untuk mendukung terselenggaranya protokol pencegahan penularan Covid-19 saat Pilkada pada9 Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi mengatakan jika APD untuk mendukung terselenggaranya protokol pencegahan penularan Covid-19 di tiap tempat pemungutan suara (TPS) sudah diterima oleh KPU Kabupaten Sleman dari penyedia APD yang ditunjuk oleh KPU RI.

"100 persen kita terima dan sudah kita packing. Nanti akan kita distribusikan pada tanggal enam dan tujuh ke kelurahan atau PPS. Kemudian, dari kelurahan atau kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) nantinya akan didistribusikan ke TPS pada tanggal 8 Desember," ujar Trapsi saat dikonfirmasi pada Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Ini 4 Menteri Jokowi yang Pernah Positif Covid-19

Kebutuhan APD yang nantinya didistribusikan oleh KPU Kabupaten Sleman sendiri menyesuaikan kebutuhan tiap TPS yang ada di kabupaten Sleman. Adapun, jumlah TPS di kabupaten Sleman sendiri mencapai 2.125 TPS.
APD sendiri sudah diterima oleh KPU Kabupaten Sleman sejak tanggal 23 November, terakhir 30 November.

"APD sesuai dengan kebutuhan TPS. Thermometer infrared satu tiap TPS. Masker tiap TPS, sarung tangan karet untuk petugas KPPS dan petugas ketertiban dan sarung tangan plastik sesuai dengan jumlah pemilih di tiap TPS face Shield sesuai dengan petugas KPPS dan ketertiban. Ada juga sabun dua botol, ember dua paket untuk penampungan, hand sanitizer satu botol, tissue 10 boks. Itu sesuai dengan kebutuhan nanti akan kami distribusikan," ungkapnya.

Guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di TPS, KPU Kabupaten Sleman mengimbau agar pemilih datang sesuai jam yang sudah ditentukan KPU Kabupaten Sleman melalui formulir c pemberitahuan.

"Mekanisme pemilih adalah melalui c pemberitahuan, nanti kita minta setiap pemilih membawa masker kemudian datang sesuai dengan waktu yang ditentukan. Kita atur jam-jamnya agar tidak terjadi kerumunan. Kemudian, membawa alat tulis sendiri untuk mengisi daftar hadir. Selain membawa c pemberitahuan dan KTP elektronik," jelasnya.

Sebelum pemilih datang ke TPS nantinya akan dilakukan cek suhu tubuh oleh petugas ketertiban. Pemilih juga diminta untuk cuci tangan kemudian masuk ke TPS. Sebelumnya, pemilih diberikan sarung tangan sekali pakai. Mengisi daftar hadir dan duduk di dalam ruang tunggu TPS yang sudah diatur agar pemilih bisa menjaga jarak dengan pemilih lainnya. Tidak berkerumun. Dikarenakan, sedikit sekali orang yang ada di TPS.

"Kemudian, KPPS memberikan surat suara, pemilih mencoblos. Ketika sudah selesai memberikan hak suaranya ke kotak suara, pemilih keluar, tinta diteteskan tangan pemilih. Sarung tangan dilepas dan dimasukkan ke tempat sampah dan cuci tangan lagi," terangnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Diklaim Bisa Turun Asal 75 Persen Populasi Pakai Masker

Poin pentingnya adalah pemilih diminta untuk menggunakan masker. Pemilih juga diminta untuk membawa alat tulis sendiri. Sesampainya di TPS, pemilih diminta untuk cuci tangan dan nantinya diberikan sarung tangan sekali pakai. Pemilih juga berjarak. Sehingga, pencegahan penularan Covid-19 bisa kita tanggulangi.

"Di pemberitahuan kan tertulis dari jam 7 sampai jam 13.00 wib siang. Tetapi, kami mengimbau agar masyarakat mematuhi jam masuk ke TPS. Nanti akan ditentukan oleh KPPS siapa dan jam berapapun mereka masuk," pungkasnya.