Cegah Aset Mangkrak, Dewan Gunungkidul Desak Pendataan
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Sunaryanta saat mencoblos bersama istri di TPS 8 Dusun Kwarasan Wetan, Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul, Rabu (9/12/2020)/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul Sunaryanta dan Heri Susanto mengklaim unggul sementara di Pilkada Gunungkidul. Klaim itu berdasarkan perhitungan Badan Saksi Nasional Partai Golkar Gunungkidul.
Hingga pukul 18.10 WIB, Sunaryanta-Heri Susanto memimpin dengan 37,72% suara, diikuti pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanta yang meraup 28,44% suara, kemudian pasangan Bambang Wisnu-Benyamin Sudarmadi dengan 22,12% suara, dan Immawan Wahyudi-Martanty Dewi dengan 11,70% suara.
BACA JUGA: Tim Kustini-Danang Maharsa Deklarasikan Kemenangan Pilkada Sleman
Hasil ini berdasarkan 123.616 suara sah yang masuk. Sementara, total DPT Gunungkidul yang tercarar di KPI sebanyak 599.850.
Ketua DPD Golkar Gunungkidul yang juga Ketua Pemenangan Sunaryanta-Heri Susanto yakin jagoannya menang. “Kami optimistis menang,” kata Heri.
BACA JUGA: Pilkada Bantul: Halim-Joko Klaim Menang, Suharsono-Totok Mengaku Kalah
Sunaryanta-Heri tidak tergabung ke dalam partai politik kendati diusung oleh dua parpol, yakni Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sunaryanta adalah anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI) sejak 1993 hingga menjelang Pilkada 2020 Gunungkidul.
Pasangannya, Heri Susanto, baru menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan Pegawai, Biro Organisasi dan Kepegawaian Setjen Kementerian Pertanian RI pada 2019 namun kini telah mengundurkan diri. Partai Golkar dan PKB punya sembilan kursi dari 45 total kursi di DPRD Kabupaten Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Apindo meminta kewajiban sertifikasi halal 18 Oktober 2026 ditunda karena ekosistem industri dan rantai pasok dinilai belum siap.
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Peoples’ Conservation Summit 2026 di UGM melahirkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia dan 13 tuntutan perubahan arah konservasi.
Menaker Yassierli menargetkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan rampung akhir Oktober 2026, dengan perhatian pada pekerja sektor informal.
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.