4M dan Aktivitas Fisik Harus Sinergi

Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker. - Antara
13 Desember 2020 18:57 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Mayoritas masyarakat telah memahami akan pentingnya protokol kesehatan 4M (Memalai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Menghindari kerumunan). Upaya penguatan dari ancaman luar yakni virus sebaiknya diikuti penguatan dari dalam tubuh melalui peningkatan daya tahan tubuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi menerangkan betapa pentingnya aktivitas fisik untuk penguatan daya tahan tubuh. Dijelaskannya, jika aktivitas fisik 30 menit setiap harinya memiliki banyak manfaat salah satunya untuk menghindari berbagai penyakit. "Aktivitas fisik dapat meningkatkan kekuatan otot daya tahan tubuh serta mengurangi stres dan emosional," tuturnya pada Minggu (13/12/2020).

Emma membagi kegiatan fisik ke dalam tiga tahap. Tahap pertama meliputi pemanasan. Tahap ini dilakukan untuk menyiapkan tubuh dan menghindari cidera selama latihan. Pemanasan dapat dilakukan selama 10-15 menit. Pasca pemanasan baru lah masuk pada latihan inti yang terdiri dari gerakan aerobik, latihan kekuatan otot dan keseimbangan. Durasi latigan inti berkisar antara 20-60 menit.

Terakhir di tahap ketiga dalam aktivitas fisik ialah pendinginan. Gerakan pendinginan hanpir sama dengan pemanasan yakni gerakan-gerakan ringan dengan intensistas tidak terlalu berat. Pendinginan dapat dilakukan kurang lebih selama 5-10 menit.

Kesadaran protokol kesehatan 4M menurut Emma harus dibarengi dengan penguatan dari dalam diri melalui peningkatan daya tahan tubuh. Dengan berjalannya dua aspek tersebut, potensi penularan Covid-19 pun makin dapat ditekan. "Aktivitas fisik untuk menjaga daya tahan tubuh kita yang dari dalam mas, kalau 4M menjaga jangan sampai virus masuk ketubuh kita," pungkasnya.