Advertisement
KABAR WISATA: Lumbung Mataram Purba Asri Jadi Destinasi Wisata Alternatif

Advertisement
Harianjogja.com, KOTAGEDE--Pemkot Jogja memiliki cara unik dalam meninjau potensi kelurahan, yakni dengan kegiatan Dodolan Kampung. Pada Dodolan Kampung yang dilaksanakan pada Jumat (11/12/2020) lalu, peninjauan dilakukan di Kelurahan Purbayan, Kapewonan Kotagede.
Sejumlah pihak turut serta dalam kegiatan ini, diantaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jogja, Forum Lembaga Pemberdayaan masyarakat (LPMK) Kota Jogja, BPD DIY, serta Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi.
Advertisement
BACA JUGA : Dua Objek Wisata di Kulonprogo Deklarasikan Wisata Aman
Lurah Purbayan, Ari Suryani, menuturkan dalam Dodolan Kampugn tersebut, potensi yang ditampilkan salah satunya yakni Lumbung Mataram Purba Asri, yang terletak di RW 14 Kelurahan Purbayan. “Merupakan emanfaatan lahan warga yang tidak produktif,” ujarnya, Minggu (13/12/2020).
Ia menjelaskan dalam Lumbung Mataram Purba Asri, warga memanfaatkan lahan milik warga lainnya yang selama ini menjadi lahan tidur menjadi lahan produktif, dengan menjadikannya kebun sayur, ternak lele, ternak magot dan ternak kambing.
Lumbung Mataram Purba Asri ini dikelola oleh kelompok tani RW 14 dengan bimbingan Dinas pertanian Kota Jogja dan mendapat dukungan Dana Keistimewaan. Di masa pandemi covid-19 ini, keberadaan Lumbung Mataram Purba Asri menjadi upaya untuk menunjang ketahanan pangan masyarakat.
Kedepan kata dia, Lumbung Mataram Purba Asri akan diarahkan untuk menjadi destinasi wisata alternatif, dengan dilengkapi spot foto yang unik dan kopi Lumbung Mataram. “Arah kedepan untuk destinasi wisata selfie dan ada kopi Lumbung Mataram,” ujarnya.
BACA JUGA : Wisatawan Luar DIY Mulai Berdatangan
Dalam kegiatan Dodolan Kampung ini, rombongan mengawali dengan bersepeda keliling Kota Jogja. Heroe mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemkot Jogja untuk terus meningkaatkan ekonomi masyarakat berbasis kampung.
“Ini bagian dari upaya kita untuk mengkampanyekan hidup sehat dengan bersepada, selain itu momentum ini juga untuk mengenalkan potensi-potensi kampung kepada masyarakat sehingga kebangkitan ekonomi kampung di Kota Jogja bisa berjalan dengan cepat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Alasan KAI Gunakan Kuota BBM Subsidi saat arus Mudik Lebaran 2025
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
Advertisement
Advertisement