KABAR WISATA: Lumbung Mataram Purba Asri Jadi Destinasi Wisata Alternatif

Wakil Walikota Jogja beserta rombongan Dodolan Kampung meninjau Lumbung Mataram Purba Asri, di Kelurahan Purbayan, Kota Jogja Jumat (11/12/2020). - Ist.
16 Desember 2020 11:47 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, KOTAGEDE--Pemkot Jogja memiliki cara unik dalam meninjau potensi kelurahan, yakni dengan kegiatan Dodolan Kampung. Pada Dodolan Kampung yang dilaksanakan pada Jumat (11/12/2020) lalu, peninjauan dilakukan di Kelurahan Purbayan, Kapewonan Kotagede.

Sejumlah pihak turut serta dalam kegiatan ini, diantaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jogja, Forum Lembaga Pemberdayaan masyarakat (LPMK) Kota Jogja, BPD DIY, serta Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi.

BACA JUGA : Dua Objek Wisata di Kulonprogo Deklarasikan Wisata Aman

Lurah Purbayan, Ari Suryani, menuturkan dalam Dodolan Kampugn tersebut, potensi yang ditampilkan salah satunya yakni Lumbung Mataram Purba Asri, yang terletak di RW 14 Kelurahan Purbayan. “Merupakan emanfaatan lahan warga yang tidak produktif,” ujarnya, Minggu (13/12/2020).

Ia menjelaskan dalam Lumbung Mataram Purba Asri, warga memanfaatkan lahan milik warga lainnya yang selama ini menjadi lahan tidur menjadi lahan produktif, dengan menjadikannya kebun sayur, ternak lele, ternak magot dan ternak kambing.

Lumbung Mataram Purba Asri ini dikelola oleh kelompok tani RW 14 dengan bimbingan Dinas pertanian Kota Jogja dan mendapat dukungan Dana Keistimewaan. Di masa pandemi covid-19 ini, keberadaan Lumbung Mataram Purba Asri menjadi upaya untuk menunjang ketahanan pangan masyarakat.

Kedepan kata dia, Lumbung Mataram Purba Asri akan diarahkan untuk menjadi destinasi wisata alternatif, dengan dilengkapi spot foto yang unik dan kopi Lumbung Mataram. “Arah kedepan untuk destinasi wisata selfie dan ada kopi Lumbung Mataram,” ujarnya.

BACA JUGA : Wisatawan Luar DIY Mulai Berdatangan

Dalam kegiatan Dodolan Kampung ini, rombongan mengawali dengan bersepeda keliling Kota Jogja. Heroe mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemkot Jogja untuk terus meningkaatkan ekonomi masyarakat berbasis kampung.

“Ini bagian dari upaya kita untuk mengkampanyekan hidup sehat dengan bersepada, selain itu momentum ini juga untuk mengenalkan potensi-potensi kampung kepada masyarakat sehingga kebangkitan ekonomi kampung di Kota Jogja bisa berjalan dengan cepat,” katanya.