Berkunjung ke Museum Wajib Prokes

Peserta lokakarya berburu objek foto berupa tarian tradisional di Museum Sonobudoyo Jogja, Sabtu (25/5/2019). - Istimewa/Dispar DIY
17 Desember 2020 09:07 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Sebagai salah satu daya tarik wisata Kota Jogja, Museum Sonobudoyo pun siaga perketat protokol kesehatan. Tetap buka di libur akhir tahun, pengunjung diminta terapkan protokol kesehatan selama berkunjung di museum tersebut.
Kepala Museum Sonobudoyo, Setyawan Sahli atau yang akrab disapa Iwan menyampaikan bagi masyarakat yang hendak berkunjung ke Museum Sonobudoyo pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan 4M [Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan] wajib diterapkan selama berkunjung ke Museum Sonobudoyo.
"Untuk berkunjung ke Museum Sonobudoyo, pengunjung diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan mengisi aplikasi jogjapass, memakai masker dan menerapkan jaga jarak. Selain itu museum juga menyediakan sarana untuk cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, cek suhu badan dan poliklinik kesehatan," tegas Iwan Rabu (16/12/2020)
Dijelaskan Iwan, Dinas Pariwisata Kota Jogja telah menetapkan Museum Sonobudoyo sebagai museum dengan kategori A untuk penanganan protokol kesehatan. "Untuk libur natal dan tahun baru 2021, Museum Sonobudoyo tetap buka, baik untuk pameran tetap, pameran temporer Jayengtilam di eks KONI, maupun pergelaran wayang kulit durasi dua jam," tuturnya.
Selain itu Iwan menjelaskan jika di Museum Sonobudoyo unit dua Jl. Wijilan pengunjung juga bisa menikmati ruang pameran dengan konsep galeri seni rupa. Di salah satu sudut ruangan tersebut, pengunjung dapat melihat koleksi emas yang sudah 10 tahun tidak pernah dipamerkan Museum Sonobudoyo. Kendati demikian baik di unit satu maupun dua, seluruh pengunjung harus menerapkan protokol 4M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan) ditambah mengisi aplikasi jogjapass tanpa terkecuali, selama berada di Museum Sonobudoyo.