Hari Kedua Pencarian Korban Terseret Ombak Parangkusumo Masih Nihil

Foto Ilustrasi pencarian korban tenggelam. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
17 Desember 2020 10:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Hari kedua pencarian korban yang terseret ombak di Pantai Parangkusumo, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, masih nihil. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan jetski dan penyisiran melalui pesisir pantai.

Korban yang belum ditemukan adalah Fajar Apriyanto, 20, warga Desa Sengon, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Korban terseret ombak pada Rabu (16/12/2020) sore bersama temannya namun tanpa disadari ada ombak besar hingga korban terseret ke area palung dan tenggelam.

“Pencarian di hari kedua ini masih nihil,” kata Sekretaris Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis, Arief Nugroho, saat dihubungi Kamis (17/12/2020).

BACA JUGA : Main Air di Pantai Parangkusumo, Warga Klaten Hilang

Arief mengatakan tim gabungan pencarian dan penyelamatan sebanyak sekitar 100 orang sedang melakukan pencarian terhadap korban Fajar.

Pencarian di hari kedua dimulai sejak pukul 06.00 WIB, “Tadi penyisiran dengan jetski tapi masih nihil. Pencarian juga dilakukan lewat darat yang dibagi beberapa kelompok,” kata dia.

Pihaknya tidak mengerahkan kapal jukung yang biasa digunakan untuk pencarian juga dikarenakan ombak pantai selatan sedang tinggi sehingga rawan membahayakan tim pencarian.

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan penyusuran lewat darat dibagi dalam tiga tim pada Rabu malam. Tim satu penyisiran di tepian pantai dengan berjalan kaki dari Posko Satlinmas Parangtritis ke arah timur sampai hotel Queen sebanyak 12 orang. Sementara tim dua  penyisiran di tepian pantai dari Posko Satlinmas sampai arah barat Parangkusumo sebanyak 12 orang.

BACA JUGA : Klarifikasi Berita Peristiwa Wisatawan Terseret Ombak

Adapun tim III penyisiran tepian pantai dari Parangkusumo ke arah barat sampai Pantai Cemoro Sewu sebanyak 17 orang. “Tapi korban masih nihil,” kata Pipit. Rencananya Kamis ini tim pencarian akan diperluas dan personel dibagi dalam lima tim.

Sebelumnya diberitakan bahwa korban bersama tiga temannya datang ke Parangkusumo, sekitar pukul 12.30 WIB. Kemudian pada pukul 16.00 WIB korban bersama Bintang Ardiyansyah, 17, warga Prambanan, Klaten bermain air. Keduanya berenang dan masuk ke area palung.

BACA JUGA : 5 Wisatawan Terseret Ombak di Parangtritis, 4 Selamat

Petugas Satlinmas dan Polair langsung melakukan pertolongan dan dapat menyelematkan Bintang Ardiyansyah. Namun korban menghilang tenggelam dan hingga lebih dari 12 jam masih belum ditemukan.