Klarifikasi Berita Peristiwa Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Ngrawe Gunungkidul

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
02 November 2020 14:47 WIB Sunartono & David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pada Sabtu 31 Oktober 2020 Harianjogja.com mengunggah berita berjudul MUSIM LIBURAN: Warga Solo Nyaris Tenggelam di Pantai Gunungkidul dengan narasumber Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah Operasi II Surisdiyanto. Berita ini diambil dari Suara.com yang merupakan jaringan dari Harianjogja.com.

Artikel ini memberitakan seorang wisatawan yang disebut dalam berita bernama Aknesia Milenia, 21, warga Laweyan, Solo, nyaris saja hilang ditelan ganasnya ombak Pantai Selatan Gunungkidul. Wanita ini tersapu ombak ketika tengah asyik berfoto bersama dua orang temannya di Pantai Ngrawe, Sabtu (31/10/2020) pagi. Wanita ini kemudian diselamatkan oleh tim SAR.

Dalam tulisan tersebut juga disebutkan korban langsung dibawa ke daratan untuk mendapatkan pertolongan pertama dari Petugas SAR. Namun tampaknya yang bersangkutan terlalu banyak meminum air dan syok, sehingga korban pun dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Terkait pemberitaan ini Aknesia Milenia memberikan klarifikasi yang dikirim kepada redaksi Harianjogja.com dengan menyampaikan kronologi sebagai berikut

  1. Bahwa Aknesia Milenia saat peristiwa itu terjadi tidak berniat berfoto di dekat karang seperti yang tertulis di pemberitaan. Selain itu ia tidak membawa ponsel saat berada di titik lokasi kejadian, ponsel miliknya dititipkan ke teman yang sedang menjaga barang.
  2. Saat peristiwa terjadi, Aknesia Milenia hanya ingin memanggil dua temannya tersebut untuk mengajaknya sarapan terlebih dahulu, namun ketika ia mau balik naik, ombak langsung datang dan membuatnya sedikiti terseret ombak kemudian ditolongi oleh temannya yang menggunakan baju putih. Saat itu menurutnya ia tidak ditolong Tim SAR karena saat kejadian tidak berada di lokasi baru beberapa saat kemudian datang.
  3. Aknesia Milenia memastikan setelah kejadian itu ia baik-baik saja, tidak pingsan.

Anggota SAR

Harianjogja.com berusaha untuk melakukan klarifikasi kembali ke Tim SAR yang bertugas di Pantai Ngrawe, Gunungkidul. Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 2 Gunungkidul Marjono memastikan pihaknya telah memberikan pertolongan kepada wisatawan tersebut. Memang tidak semua anggotanya di lokasi berpakaian SAR sehingga tidak banyak pengunjung yang mengetahui bahwa yang memberikan pertolongan adalah anggota SAR.

"Yang jelas kami sudah menolong hingga membawanya ke rumah sakit," kata Marjono, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 2 Gunungkidul, Senin (2/11/2020).

Marjono mengaku sudah biasa anggota Tim SAR yang menyelamatkan orang namun tidak mendapatkan pujian, sebaliknya banyak yang mencaci ketika melakukan sedikit kesalahan. “Kalau menyelamatkan korban tidak dipuji, tetapi tidak menyelamat dicaci, sudah biasa,” katanya.