Gunungkidul Salurkan Bansos untuk 3.900 Penerima, Pasien Covid-19 Diberi Rp300.000

Ilustrasi bantuan
17 Desember 2020 12:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI –Pemkab Gununkidul kembali menggelontorkan jaminan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Kali ini bantuan diberikan kepada 3.900 penerima manfaat dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan proses penyaluran bantuan ke masyarakat. Rencananya bantuan akan diserahkan mulai minggu depan “Sudah dipersiapkan termasuk data penerimanya,” kata Hendro kepada wartawan Kamis (17/12/2020).

BACA JUGA : Gunungkidul Tambah 13 Pasien Baru Corona

Menurut dia, ada sekitar 3.900 calon penerima bantuan. Adapun rinciannya, sebanyak 1.900 penerima berasal dari keluarga miskin yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sedangkan sisanya 2.000 orang berasal dari aspek medis yang terdiri dari warga terkonfirmasi positif corona hingga yang berstatus pasien dalam pengawasan.

Untuk bantuan yang diberikan tidak sama. Sebab, bantuan bagi keluarga miskin yang tak masuk DTKS diberikan sebesar Rp600.000. Sedangkan untuk yang berasal dari aspek medis sebesar Rp300.000. “Kalau dikalkulasi bantuan ini mencapai Rp2 miliar,” ungkapnya.

Hendro menambahkan, bantuan yang diberikan pemkab bukan yang pertama kali. Pasalnya, sebelumnya sudah menyalurkan sebanyak dua kali. “Sudah tiga kali ini,” katanya.

BACA JUGA : Pasien Positif Covid-19 di Gunungkidul Bertambah Tujuh Kasus

Untuk bantuan yang diberikan ke masyarakat yang terdampak corona hingga sekarang mencapai Rp14.003.660.500. “Besaran nominal bantuan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati No.443/KPTS/2020 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bupati No.157/KPTS/2020 tentang Penggunaaan Belanja Tidak Terduga untuk Penanganan Darurat Bencana Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan,  untuk penangan corona, pemkab sudah mengalokasikan anggaran Rp71.414.821.966,76. Alokasi ini untuk pembiayaan di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang meliputi RSUD Wonosari, RSUD Saptosari, Dinas Sosial, BPBD dan Dinas Kesehatan.

BACA JUGA : Pasien Covid-19 di Gunungkidul Tambah 10 Orang

Menurut dia, belum seluruh anggaran terserap karena hingga kini penyerapan masih di kisaran 95,34% atau terpakai Rp68.087.377.782. Hal ini berarti masih ada saldo sekitar Rp3.327.444.184,76 yang tersimpan di masing-masing OPD. “Selain untuk penanganan dan penanggulangan, anggaran juga digunakan untuk jaminan perlindungan masyarakat di dinas sosial,” katanya.